Kompas.com - 30/07/2013, 09:42 WIB
Imitasi berbagai macam valuta asing termasuk Rupiah dan Dollar Amerika Serikat menghiasi tempat penukaran valuta asing PT. D8 Valasindo di Jakarta Selatan, Senin (15/4/2013). KOMPAS/PRIYOMBODOImitasi berbagai macam valuta asing termasuk Rupiah dan Dollar Amerika Serikat menghiasi tempat penukaran valuta asing PT. D8 Valasindo di Jakarta Selatan, Senin (15/4/2013).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, pelemahan rupiah hingga saat ini masih dipengaruhi oleh minimnya sentimen positif di pasar.

Padahal rupiah sempat terbantu dengan apresiasi yen Jepang pasca imbas dirilisnya penurunan nilai ekspor di pekan sebelumnya. "Namun, apresiasi tersebut juga diimbangi dengan pelemahan Yuan karena masih adanya ekspektasi pelemahan ekonomi China. Selain itu, pelaku pasar juga terlihat menahan diri jelang pertemuan The Fed pada 30-31 Juli 2013 waktu AS setempat yang akan membahas perlu tidaknya stimulus moneter ekonomi AS dilanjutkan," kata Reza di Jakarta, Selasa (30/7/2013).

Bila The Fed masih akan melanjutkan program stimulus moneternya, hal ini berarti ekonomi AS belum pulih sehingga investor asing masih akan mencari portofolio di negara lain, khususnya di negara berkembang dan tidak terkecuali Indonesia.

Bila sebaliknya, berarti ekonomi AS sudah mulai menunjukkan perbaikan sehingga investor asing akan hengkang dari Indonesia dan kembali masuk portofolio investasi di negaranya.

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia kemarin, Senin (29/7/2013), rupiah di level Rp 10.270 per dollar AS, melemah dibanding periode di akhir pekan lalu di level Rp 10.265 per dollar AS.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.