Saham-saham Pilihan Hari Ini

Kompas.com - 01/08/2013, 08:46 WIB
Papan yang menunjukkan pergerakan indeks perdagangan saham di Jakarta, beberapa waktu lalu.

KOMPAS/HERU SRI KUMOROPapan yang menunjukkan pergerakan indeks perdagangan saham di Jakarta, beberapa waktu lalu.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak variatif. Hal ini disebabkan IHSG masih menunggu rilis inflasi Juli yang akan diumumkan siang ini.

Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, IHSG kali ini masih menunggu sinyal positif dari pasar, baik dari rilis inflasi, kinerja emiten hingga semester I-2013 hingga hasil keputusan The Fed.

"Suasana negatif membawa IHSG berada di bawah target support (4.588-4.602) meskipun sempat berada sebentar di atas target resisten 1 (4.636)," kata Reza di Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Reza menambahkan sentimen masih akan bergerak variatif. Kalaupun bursa saham AS bisa positif karena keputusan The Fed, IHSG belum tentu karena akan berhadapan dengan rilis inflasi. Sementara, Reza menargetkan inflasi Juli sebesar 2,3-2,5 persen (mom).

Prediksinya, IHSG akan berada pada support 4.588-4.602 dan resistance 4.635-4.645. Sementara rekomendasi sahamnya antara lain BDMN, PWON, PTPP, WIKA, TLKM, DILD, BBRI, SMGR, MAIN, KLBF dan MPMX.

Analis Indo Premier Securities Muhammad Wafi menambahkan IHSG masih berpeluang untuk menguat terbatas dengan support 4.495 dan resistance di 4.700. Dia merekomendasikan saham antara lain BBRI, UNVR dan INDF.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X