Gagal Diakuisisi DBS, BI Yakin Danamon Tak Ada Masalah

Kompas.com - 02/08/2013, 14:44 WIB
Pelayanan terhadap nasabah di Bank Danamon.
KOMPAS/HERU SRI KUMOROPelayanan terhadap nasabah di Bank Danamon.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah rencana akuisisi PT Bank Danamon Indonesia Tbk oleh DBS dibatalkan, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardoyo meyakini bahwa kondisi bisnis Danamon dalam keadaan baik.

"Pihak Bank Danamon sudah bertemu dengan BI. Kami meyakini bahwa Bank Danamon dalam keadaan baik dan kita harapkan (Bank) Danamon akan terus berkembang di Indonesia," kata Agus di Gedung Mahkamah Agung, Jumat (2/8/2013).

Agus juga mengatakan bahwa bisnis DBS di Indonesia juga akan terus tumbuh, meski tanpa konsolidasi dengan Danamon. "Kalau di Indonesia ada Bank DBS Indonesia, kita harapkan dia akan terus tumbuh di Indonesia," ujar Agus.

Menurutnya, akuisisi Danamon oleh DBS tetap membutuhkan pembahasan, termasuk keinginan dari Indonesia untuk menjalankan asas resiprokal dengan Singapura.

"Ketika aplikasi diajukan kepada Indonesia untuk akuisisi Danamon itu, tentu ada pembicaraan pembahasan yang dilakukan. Pembahasan itu dilakukan di Jakarta, Singapura, dan Kuala Lumpur," ujar Agus.

Apabila DBS mengurungkan niatnya, ujar Agus, maka pembicaraan akan terus dilakukan. Sebagai informasi, DBS akhirnya batal mengakuisisi Bank Danamon. Penyebabnya adalah karena perjanjian pembelian saham bersyarat atas Bank Danamon gagal dituntaskan hingga tenggat waktu yang ditetapkan, yaitu 1 Agustus 2013.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X