Mendag: Harga Daging Sapi Naik Karena RPH Libur

Kompas.com - 09/08/2013, 16:15 WIB
Didik (kiri foto) seorang pedagang daging sapi di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur. Pedagang daging sapi di sana kurang meminati daging sapi impor yang ditawarkan. Kompas.com/Robertus BelarminusDidik (kiri foto) seorang pedagang daging sapi di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur. Pedagang daging sapi di sana kurang meminati daging sapi impor yang ditawarkan.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya harga daging sapi dalam beberapa hari menjelang hari Lebaran silam diakui oleh Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan. Dia berkilah, kenaikan itu karena beberapa rumah pemotongan hewan (RPH) libur.

"Memang 2 sampai 3 hari sebelum hari H, ada RPH yang tutup karena mereka mau Lebaran," kata Gita di kediaman dinasnya di Jakarta, Kamis (8/8/2013).

Gita mengatakan liburnya beberapa RPH memicu kelangkaan di beberapa titik dan menyebabkan distribusi daging sapi di pasar-pasar tradisional agak sulit sehingga harga agak melambung tinggi.

"Dalam 2 sampai 3 hari terakhir ini banyak RPH-RPH yang semestinya ingin kita berdayakan untuk memotong sapi ini libur. Tapi ini tidak di seluruh titik," kata Gita.

Namun demikian, Gita mengakui banyak juga RPH yang bekerja hingga sehari sebelum Lebaran untuk memotong sapi siap potong yang sudah didatangkan, yakni sekitar 6.100 sapi.

"Kita sudah kedatangan lebih dari 6.000 ekor sapi dari 25.000 ekor sapi yang sudah dikeluarkan ijin. (Sapi-sapi itu) akan berdatangan sampai akhir bulan Agustus. Ditambah stok sapi bakalan sampai 109.000 ekor. Sampai kemarin sudah lebih dari 90.000 ekor yang sudah dipotong," ungkap Gita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.