Harga Daging Sapi Belum Turun, Ini Sikap Hatta Rajasa

Kompas.com - 13/08/2013, 13:46 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Hatta Rajasa mengatakan bahwa berbagai upaya untuk menurunkan harga daging sapi telah dilakukan. Namun demikian, hingga saat ini harga komoditas tersebut masih berada pada kisaran di atas Rp 100.000 per kg.

Dia mengaku telah meminta Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Menteri Pertanian Suswono untuk membicarakan hal tersebut. "Harusnya harga turun. Saya sekatang sedang meminta kepada Kementerian Perdagangan untuk segera ambil action. Saya juga barusan bicara dengan Menteri Pertanian tentang bagaimana supply," kata Hatta di kantornya, Selasa (13/8/2013).

Terkait dengan spekulasi adanya kartel, Hatta mengatakan menyerahkan hal tersebut kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

"KPPU sedang selidiki kenapa daging yang sudah diberikan izin oleh Menteri Perdagangan, impor sapi siap potong (dalam jumlah) yang cukup besar kok malah harga tidak turun," kata Hatta.

Ia juga menyatakan telah mendengar berbagai spekulasi yang berkembang, seperti ditahannya pasokan daging. "Tetapi semua itu hanya rumor," jelasnya. KPPU, menurut Hatta, yang memiliki tugas untuk menyelidiki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.