Rupiah Anjlok, BKPM Tetap Optimistis Capai Target Investasi

Kompas.com - 29/08/2013, 10:22 WIB
SHUTTERSTOCK
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Merosotnya indeks harga saham gabungan (IHSG) dan lemahnya nilai rupiah atas dollar AS tak menyurutkan optimisme Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mencapai target investasi 2013, sebesar Rp 390 triliun.

Deputi Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal, BKPM, M Azhar Lubis, menilai kondisi yang tengah terjadi belakangan merupakan siklus yang biasa, seperti pada 1998. Kala itu, perekonomian dan bisnis memang turun, tetapi menguat kembali hingga 2008.

"Sebetulnya yang kita bicarakan kan direct investment (investasi langsung), untuk long term (jangka panjang). Tidak seperti kalau beli di pasar modal. Beli sekarang, rugi, jual sekarang juga. Investment enggak begitu," kata Azhar di Jakarta, Rabu (28/8/2013) malam.

Azhar yakin, meski kondisi IHSG dan rupiah tengah melemah, tetapi keuntungan dari investasi bisa didapat dalam jangka panjang.

Realisasi investasi kuartal pertama 2013 tercatat Rp 93 triliun, sedangkan pada kuartal kedua 2013, investasi yang masuk lewat BKPM ada Rp 98 triliun. Artinya, dari target investasi BKPM di 2013 sebesar Rp 390 triliun, masih ada kekurangan Rp 199 triliun yang harus dikejar pada kuartal ketiga dan kuartal keempat 2013. "Kita masih ada kuartal III dan kuartal IV," kata Azhar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X