Mendag Klaim Pemerintah Peduli Perajin Tahu Tempe

Kompas.com - 19/09/2013, 13:26 WIB
Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, dalam peluncuran bursa timah Indonesia, di Jakarta, Jumat (30/8/2013). ESTU SURYOWATIMenteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, dalam peluncuran bursa timah Indonesia, di Jakarta, Jumat (30/8/2013).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan keputusan pemerintah untuk melakukan importasi kedelai adalah bukti kepedulian pemerintah kepada pasar dan pengrajin.

"Ini penting untuk memberikan psikologi ke pasar dan ke para pengrajin bahwa kita care untuk mereka dan mudah-mudahan ini bisa bermanfaat. Ini policy response yang tentunya dalam semangat untuk menstabilisasi harga saat ini," kata Gita setelah rapat kerja dengan Komisi VI di Gedung DPR, Rabu (18/9/2013) malam.

Gita mengatakan sudah melakukan pembahasan dengen menteri terkait untuk meniadakan bea masuk impor kedelai. "Tadi arahan Bapak Presiden dan kita kemarin sudah membahas dengan Wapres, Menko Perekonomian, dan menteri terkait. Saya sudah memasukkan permohonan secara tertulis ke Menkeu untuk ini (bea masuk impor) ditiadakan," ujarnya.

Lebih lanjut, Gita mengatakan secepatnya pembebasan bea masuk ini akan diberlakukan karena harus diputuskan oleh tim tarif. Ia pun mengungkapkan Menteri Keuangan telah menunggu pengajuan permohonan tersebut.

"Secepat mungkin. Ini kan harus diputuskan oleh tim tarif. Pak Menkeu sudah menunggu pengajuan permohonan ini dari saya. Saya rasa besok dia akan coba menyikapinya," katanya.

Gita pun mengatakan akan menandatangani revisi peraturan importasi kedelai. Revisi peraturan itu menurutnya atas inisiatif dan arahan Wapres.

"Ini dengan pemikiran dan arahan dari Wapres untuk meningkatkan pasok sebanyak mungkin agar stabilitas harga bisa tercapai," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X