Buat Senjata Api Kaliber Besar, Pindad Berguru ke Korsel

Kompas.com - 04/10/2013, 15:24 WIB
Senjata serbu, SS2-V5 buatan PT Pindad (Persero), dipajang dalam pameran dalam rangka HUT TNI, di silang Monas, Jakarta, Jumat (4/10/2013). Jenis custom yang baru dari varian 5 ini memungkinkan untuk ditambahkan laser dan senter. ESTU SURYOWATISenjata serbu, SS2-V5 buatan PT Pindad (Persero), dipajang dalam pameran dalam rangka HUT TNI, di silang Monas, Jakarta, Jumat (4/10/2013). Jenis custom yang baru dari varian 5 ini memungkinkan untuk ditambahkan laser dan senter.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan pelat merah yang bergerak di industri alat militer, PT Pindad (Persero) tengah bekerjasama dengan Korea dan Eropa dalam merancang senjata api kaliber 105 milimeter (mm).

"Kita bergerak di MKV, 20 mm ke atas kaliber besar. Jadi pengembangan Pindad di amunisi kaliber besar. Kaliber kecil sekarang masih 12,7 mm. Nanti ada kaliber 105 mm," kata Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT Pindan, Wahyu Utomo, di Jakarta, Jumat (4/10/2013).

Sebagai informasi, saat ini perusahaan yang berbasis produksi di Bandung itu baru memproduksi senjata api kaliber 12,7 mm yang banyak digunakan oleh TNI seperti jenis MKV.

Wahyu mengatakan, pengembangan produknya tersebut untuk mendukung pertahanan Indonesia, di samping menurunkan impor senjata api.

Sementara itu, Manager Pemasaran PT Pindad (Persero), Sena Maulana, saat dihubungi Kompas.com, Jumat, mengatakan, dengan menggandeng Korea diharapkan ada transfer teknologi.

Ia mengatakan sebenarnya produk itu sudah dirancang di Korea, namun diselesaikan bersama Pindad. “Sertifikasi munisi 105 mm untuk senjata ini juga sangat penting. Tesnya sendiri akan dilakukan di Ambal,” pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X