80 Persen Penjualan ORI010 BRI Mengalir ke Nasabah Kaya

Kompas.com - 07/10/2013, 15:51 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Obligasi Ritel Indonesia (ORI) Seri 010 menjadi salah satu alat investasi yang digandrungi masyarakat saat ini. Sebagai salah satu bukti, penawaran ORI 010 di sejumlah agen yang ditunjuk pemerintah terserap 100 persen.

Salah satu yang menjadi daya tarik ORI010 adalah penawaran imbal hasil yang mencapai 8,5 persen. Mereka yang membeli ORi010 di BRI terdiri atas dua kelompok, yakni nasabah kaya dan ritel.

"Nasabah kaya menyerap sekitar 80 persen ORI010. Sisanya nasabah ritel," kata Widodo Januarso, General Manager Funding and Services Division BRI, Senin (7/10/2013). Adapun total pemesanan ORI di BRI mencapai Rp 900 miliar atau sesuai dengan target yang ditentukan.

Widodo menuturkan, pihaknya memprioritaskan nasabah kaya untuk membeli ORI, karena mereka sudah terbiasa melakukan investasi. Bank berplat merah ini juga melakukan roadshow untuk menawarkan ORI kepada nasabah berkantong tebal, seperti gathering nasabah, seminar investasi, dan gimik atau doorprize untuk pembelian investasi di BRI. "Tapi nasabah ritel juga dapat membeli," tambahnya.

Penawaran ORI kepada nasabah kaya ini akan memperbesar pertumbuhan wealth management di BRI. Widodo menambahkan, ada potensi kenaikan dana kelolaan pada akhir tahun yang ditargetkan mencapai Rp 25 triliun dari simpanan saat ini sebesar Rp 24 triliun.

"Ada nasabah kaya di daerah-daerah yang dapat dibidik, seperti di Kalimantan," kata Widodo. (Nina Dwiantika)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Kontan
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balas Donald Trump, China Stop Impor Daging Babi Asal AS

Balas Donald Trump, China Stop Impor Daging Babi Asal AS

Whats New
PT LRT Jakarta Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi yang Tersedia

PT LRT Jakarta Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi yang Tersedia

Work Smart
Pemerintah Evaluasi Kartu Prakerja, Bagaimana Nasib Pendaftaran Gelombang 4?

Pemerintah Evaluasi Kartu Prakerja, Bagaimana Nasib Pendaftaran Gelombang 4?

Whats New
Batal Diakuisisi Hary Tanoe, First Media Didekati Investor Baru

Batal Diakuisisi Hary Tanoe, First Media Didekati Investor Baru

Whats New
Beli Token Listrik Kodenya Tak Muncul, Bagaimana Nasib Dana Pelanggan?

Beli Token Listrik Kodenya Tak Muncul, Bagaimana Nasib Dana Pelanggan?

Whats New
[POPULER MONEY] Lion Air Terbang Lagi | Nasib yang Belum Ikut Sensus Penduduk Online

[POPULER MONEY] Lion Air Terbang Lagi | Nasib yang Belum Ikut Sensus Penduduk Online

Whats New
New Normal, Penumpang Harus Datang 4 Jam Sebelum Terbang

New Normal, Penumpang Harus Datang 4 Jam Sebelum Terbang

Whats New
Sempat Gangguan, Pelanggan Listrik Prabayar Sudah Bisa Akses Token

Sempat Gangguan, Pelanggan Listrik Prabayar Sudah Bisa Akses Token

Whats New
Pengusaha Hotel dan Restoran Butuh Modal Kerja Rp 21,3 Triliun

Pengusaha Hotel dan Restoran Butuh Modal Kerja Rp 21,3 Triliun

Whats New
New Normal, Begini Prosedur Operasional Kantor Cabang BTN

New Normal, Begini Prosedur Operasional Kantor Cabang BTN

Whats New
Beredar Kabar Sejumlah Pilot Di-PHK, Ini Penjelasan Garuda Indonesia

Beredar Kabar Sejumlah Pilot Di-PHK, Ini Penjelasan Garuda Indonesia

Whats New
Anggota DPR Ini Kritisi PEN karena Ada Alokasi yang Cukup Menggelikan...

Anggota DPR Ini Kritisi PEN karena Ada Alokasi yang Cukup Menggelikan...

Whats New
Menaker: Tenaga Medis Hingga Relawan Covid -19 Terlindungi Program Jaminan Kecelakaan Kerja

Menaker: Tenaga Medis Hingga Relawan Covid -19 Terlindungi Program Jaminan Kecelakaan Kerja

Whats New
Ada Tambahan Rp 1,2 Triliun, Nelayan Bakal Dapat Bantuan Rp 600.000 Tiap Bulan

Ada Tambahan Rp 1,2 Triliun, Nelayan Bakal Dapat Bantuan Rp 600.000 Tiap Bulan

Rilis
Telkom Modernisasi Jaringan di Kota Serang dan Kabupaten Lebak

Telkom Modernisasi Jaringan di Kota Serang dan Kabupaten Lebak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X