Kompas.com - 14/10/2013, 11:54 WIB
EditorErlangga Djumena


BEIJING, KOMPAS.com -
Usai menjadi raksasa bisnis e-commerce, Alibaba Group berencana untuk berevolusi menjadi pelaku bisnis ritel di China.

Perusahaan berencana untuk berinvestasi senilai 16 miliar dollar AS di bisnis ritel tahun 2020. Perusahaan akan merambah pasar China yang luas dan membawa akses ke ratusan juta pelanggan baru yang potensial di pedalaman China.

Dengan tambahan 15 miliar dollar AS dana segar dari initial public offering (IPO), Alibaba dimungkinkan untuk menjalin mitra dengan perusahaan jasa logistik dan asuransi jiwa guna menmenuhi permintaan di China.

Alibaba berniat membangun jaringan distribusi produknya secara nasional, guna menunjukkan keunggulan mereka nantinya.

Setidaknya ada beberapa perusahaan yang sudah melakukan pembicaraan dengan Alibaba, diantaranya adalah; perusahaan persalatan listrik, Gomez, Haier Electronics Group Co, Chow Tai Fook dan juga tperusahaan penyedia perhiasan.

Perusahaan-perusahaan yang sudah menjalin pembicaraanitu selama ini sudah memanfaatkan jasa e-commerce Alibaba untuk menjalankan bisnisnya.

Jonathan Lu, CEO Alibaba, berharap pihaknya bisa menaikkan transaksi hingga tiga kali lipat menjadi 3 triliun yuan (490 miliar dollar AS) di tahun 2016. Jika itu terjadi, maka Aibaba bisa menyalip pendapatan kompetitor, Wal- Mart Stores Inc peritel terbesar dunia .

"Perusahaan-perusahaan lama yang tidak membuat terobosan akan terhapus oleh persaingan," kata Zeng Ming , direktur strategi pasar Alibaba .

Ia mengatakan, Alibaba akan membuat terobosan menjadi perusahaan ritel online. "Kebanyakan peritel tradisional tidak bergerak secara online, kesempatan mereka terbatas," kata Zeng menyebutkan keunggulan Alibaba.

Analis memprediksi, bisnis e-commerce tahun ini akan mencapai seperlima dari total penjualan ritel di Cina dalam waktu 5 tahun , naik 6 persen tahun lalu. "Pangsa pasarnya tumbuh besar di ritel, dan pertumbuhan tercepat, " kata Boas Rottenberg , managing director Maverick di China. (Asnil Bambani Amri)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melesat 13,6 Persen, Berapa Uang Beredar di Indonesia Saat Ini?

Melesat 13,6 Persen, Berapa Uang Beredar di Indonesia Saat Ini?

Whats New
Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Whats New
CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

Whats New
Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Whats New
Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Whats New
IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

Whats New
IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

Whats New
Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Whats New
Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Whats New
Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Whats New
Dalam Sepekan, JD.ID, LinkAja, dan Zenius Mem-PHK Karyawannya

Dalam Sepekan, JD.ID, LinkAja, dan Zenius Mem-PHK Karyawannya

Whats New
Jadi Agenda Presidensi G20, Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia Diharapkan Sasar Kota Besar

Jadi Agenda Presidensi G20, Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia Diharapkan Sasar Kota Besar

Whats New
Ini 3 Konglomerat Sawit RI yang Pilih Berkantor Pusat di Singapura

Ini 3 Konglomerat Sawit RI yang Pilih Berkantor Pusat di Singapura

Whats New
Daftar Negara Pemberi Utang ke Indonesia, Singapura Juaranya

Daftar Negara Pemberi Utang ke Indonesia, Singapura Juaranya

Whats New
Hanwha Life Raih Indonesian K-Brand Award 2022

Hanwha Life Raih Indonesian K-Brand Award 2022

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.