Kompas.com - 07/11/2013, 14:03 WIB
Menteri BUMN Dahlan Iskan Kompas.com/SABRINA ASRILMenteri BUMN Dahlan Iskan
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta PT Pertamina dan PT Perusahaan Gas Nasional (PGN) untuk berdamai terkait dengan masalah open access (akses terbuka) pipa gas.

Dahlan menunggu sampai 2 minggu agar dua perusahaan BUMN yang bergerak di bidang energi tidak berselisih. "Saya beri waktu dua minggu ini untuk menyelesaikan secara B to B (Bisnis to Bisnis)," ujar Dahlan Iskan, Kamis (7/11/2013).

Jika sampai 2 minggu Pertamina dan PGN belum selesai bertengkar mengenai akses terbuka distribusi gas, Dahlan akan memanggil dua pimpinan perusahaan plat merah tersebut. Dalam pertemuan itu, Dahlan juga meminta tim teknis membahas sistem pipa akses terbuka.

"Kalau tidak bisa menyelesaikan akan saya panggil kedua dirut ini didampingi oleh 3 orang tenaga teknis," ungkap Dahlan.

Namun setelah pemanggilan Pertamina dan PGN masalah belum selesai, Dahlan menyiapkan langkah cadangan yaitu meminta pipa gas itu menjadi anak usaha dibawah kedua BUMN itu.

"Tapi itu pilihan terakhir, memisahkan pipa untuk menjadi anak usaha milik pertamina dan PGN, ada 11 lokasi," jelas Dahlan.

Sebelumnya diketahui PGN selama ini menguasai 80 persen jaringan pipa gas di seluruh Indonesia. Dengan kebijakan open access, PGN tak bisa lagi memonopoli distribusi gas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebaliknya, Pertamina akan menguasai semua sektor industri gas, mulai hulu, dari sumur gas, hingga hilir, yaitu distribusi kepada konsumen. (Adiatmaputra Fajar Pratama )



Sumber Kontan
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X