BI Minta Importir Lakukan Lindung Nilai Valas

Kompas.com - 06/12/2013, 14:39 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengurangi tekanan terhadap permintaan valas khususnya dollar AS, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo mengimbau para importir untuk melakukan lindung nilai atau hedging valuta asing.

"Bagi importir, kami merekomendasikan untuk melakukan lindung nilai atau hedging sehingga tidak menimbulkan tekanan terlalu besar terhadap permintaan dollar AS," kata Agus di kompleks Gedung BI, Jumat (6/12/2013).

Di lain pihak, Agus pun mengharapkan para pemilik modal dalam bentuk valas dapat secara normal melepaskan dana valas yang dimilikinya. Ini bertujuan guna mengurangi tekanan terlalu besar. Bila diperlukan, kata dia, BI akan hadir untuk menjaga likuiditas.

"Bank Indonesia kan selama 3 bulan ini hadir juga untuk menjaga likuiditas apabila diperlukan, namun memang kalau kita lihat transaksi hariannya ini ada sedikit penurunan. Untuk itu saya mengimbau supaya para eksportir, para pemilik dana untuk juga secara normal melepas dananya," ujarnya.

Cadangan dollar AS yang ada saat ini, jelasnya, sebenarnya tersedia namun jumlahnya terbatas. Oleh karenanya, bagi para pemilik dana valas diharapkannya dapat melepas dollar AS yang disimpannya.

"Supply ada, tapi memang tidak sebesar yang kita harapkan. Oleh karena itu, kiranya para eksportir dan para pemilik dana juga bersedia melepaskan dananya, sehingga supply dan demand menjadi lebih seimbang," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X