Menteri Koperasi: Wirausaha Topang Pertumbuhan Ekonomi RI

Kompas.com - 15/01/2014, 12:02 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan KOMPAS. com/Indra AkuntonoMenteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup kuat dan stabil diakui Menteri Koperasi dan UKM (KUKM) Syarif Hasan ditopang secara signfikan oleh sektor wirausaha. Capaian ekonomi Indonesia, kata dia, tidak lepas dari peran wirausahawan dan wirausahawati.

"Dalam 9 tahun terakhir (ekonomi Indonesia) tumbuh 6 persen. Pada tahun 2013 mencapai 5,7 persen, tetap kedua terbesar di antara negara-negara G20. Ini tidak lepas dari peran wirausaha," kata Syarif pada acara Wirausaha Muda Mandiri dan Mandiri Young Technopreneur 2014 di Istora Senayan, Rabu (15/1/2014).

Syarif mengatakan, wirausaha berkontribusi besar dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, wirausaha juga terbukti mengurangi jumlah pengangguran dan angka kemiskinan.

"Wirausaha memperluas lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan. Saat ini penurunan kemiskinan telah berada pada angka 11,46 persen. Tahun 2014 kita targetkan akan menjadi 10 atau 11 persen," ujar Syarif.

Lebih lanjut, Syarif pun menegaskan inilah saatnya untuk benar-benar mencintai produk dalam negeri ciptaan generasi muda Indonesia. Selain itu, tak hanya mencintai, pun harus loyal terhadap produk dalam negeri.

"Dengan ini, insya Allah pendapatan per kapita kita akan meningkat. Tahun 2013 ini pendapatan per kapita kita hampir 5.000 dollar AS per tahun," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X