BPS: Jumlah Pengangguran Berkurang 50.000 Orang

Kompas.com - 05/05/2014, 14:01 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, mencatat kondisi ketenagakerjaan di Indonesia pada Februari 2014 menunjukkan adanya perbaikan.

Hal itu digambarkan dengan peningkatan jumlah angkatan kerja maupun jumlah penduduk bekerja dan penurunan tingkat pengangguran.

Kepala BPS, Suryamin menuturkan, jumlah angkatan kerja pada Februari 2014 bertambah sebanyak 5,2 juta orang dibanding Agustus 2013, dan bertambah 1,7 juta orang dibanding Februari 2013.

“Dalam setahun terakhir, yakni Februari 2013 ke Februari 2014, angkatan kerja (AK) bertambah sebanyak 1,7 juta orang, dari 123,64 juta orang menjadi 125,32 juta orang. Bukan angkatan kerja (BAK) naik dari 55,13 juta orang pada Februari 2013 menjadi 55,9 juta orang pada Februari 2014,” ungkap Suryamin di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (5/5/2014).

Suryamin menambahkan, jumlah pengangguran Februari 2014 mengalami sedikit penurunan yaitu sebanyak 260.000 orang jika dibanding Agustus 2013, dan berkurang sebanyak 50.000 orang dibanding Februari 2013.

Suryamin juga menuturkan, pada Februari 2014, dari sebanyak 125,3 juta orang AK, sekitar 7,15 juta orang diantaranya masih dalam posisi mencari pekerjaan (penganggur).

“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Agustus 2013 saja 7,14 juta orang dari jumlah AK sebanyak 120,17 juta. Tingkat penganggurannya 6,17 persen. Dan di Februari 2014 ini tingkat pengangguran menjadi 5,70 persen sebanyak 7,15 juta orang,” terang Suryamin.

Data BPS juga menunjukkan, dari 7,15 juta orang penganggur, lulusan Sekolah Menengah Atas adalah yang paling banyak menganggur, dengan andil sebesar 9,10 persen pada Februari 2014. Namun demikian, jika dibandingkan keadaan Februari 2013, TPT pada semua tingkat pendidikan mengalami penurunan, kecuali pada tingkat pendidikan SD dan Diploma.

Data BPS mencatat, selama setahun terakhir, lebih banyak lulusan SD dan Diploma yang menganggur. Pada Februari 2013 lalu, lulusan SD memberikan andil 3,51 persen dalam TPT, sedangkan pada Februari 2014 meningkat menjadi 3,69 persen. Pada Februari 2013, lulusan diploma memberikan adil 5,67 persen dalam TPT, sedangkan pada Februari 2014, andilnya meningkat menjadi 5,87 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X