Rakyat Miskin Akibat Inflasi, Pemerintah Berdosa

Kompas.com - 21/05/2014, 07:15 WIB
Salah satu kondisi warga miskin di Kota Manado. Kompas.com/Ronny Adolof BuolSalah satu kondisi warga miskin di Kota Manado.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Chairul Tanjung mengungkapkan kesejahteraan masyarakat sangat dipengaruhi keadaan inflasi. Sebab, bila angka inflasi terlampau tinggi, maka masyarakat yang akan terkena imbas.

"Inflasi tinggi akan berakibat pada penurunan daya beli masyarakat dan meningkatnya masyarakat kita yang miskin. 40 persen penduduk kita masuk kategori berpendapatan rendah, dengan kata lain miskin atau hampir miskin," kata Chairul pada acara Sarasehan Nasional: Kebangkitan Ekonomi Bangsa di Gedung BI Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Lebih lanjut, Chairul menyatakan apabila inflasi tidak dapat dikendalikan, maka kehidupan masyarakat kategori miskin dan hampir miskin tersebut akan semakin sulit. Ini lantaran pendapatan riil mereka berkurang karena terpangkas inflasi.

"Kita sebagai pejabat yang bertanggung jawab di pusat atau gubernur, walikota, dan bupati tentu akan berdosa kalau kita tidak mampu membuat masyarakat kita lebih sejahtera," tegas Chairul.

Chairul menjelaskan, dalam 10 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Indonesia tak kurang dari 5,5 persen. Bahkan Bank Dunia baru saja memasukkan Indonesia dalam sepuluh ekonomi dunia berdasarkan daya beli masyarakat atau purchasing power parity.

"Saya percaya Indonesia yang kuat bisa terjadi kalau pemerintah daerahnya kuat, karena Indonesia akan kuat secara keseluruhan hanya mungkin kalau seluruh pemerintah daerah betul-betul semuanya kuat. Di sini tugas dan tanggung jawab kita membuat seluruh pemerintah daerah kuat dan diberdayakan," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X