Jika Terpilih, Jokowi-JK akan Bangun "Double Track" di Sumatera

Kompas.com - 05/06/2014, 15:20 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Forum Ekonomi Megawati Institue (FEMI) Arif Budimanta mengungkapkan, jika terpilih, pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan menggenjot infrastruktur, di antaranya pembangunan jalan baru 2.000 kilometer dan rel ganda (double track) di Sumatera.

Dia mengatakan, selama ini kendala pembangunan infrastruktur adalah pembebasan lahan. Padahal, pemerintah sebetulnya sudah memiliki payung hukum yakni Undang-undang No.2 tahun 2012 yang mengatur pengadaan lahan untuk kepentingan umum.

Sayangnya, pemerintah saat ini belum bisa menerapkannya. Dengan implementasi beleid tersebut, Arif Budimanta yakin program infrastruktur Jokowi bisa terealisasi. Dia menyebut infrastruktur yang akan dibangun adalah jalan baru sepanjang 2.000 km serta perbaikan jalan di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. "Jokowi-JK juga akan membangun double track Sumatera," ujarnya Kamis (5/6/2014).

Tim Jokowi-JK memperkirakan jika pembangunan infatruktur dan sistem transportasi itu terealisasi, maka biaya logistik turun 5 persen per tahun.

Berdasarkan data Bank Dunia, saat ini biaya logistik Indonesia sebesar 27 persen dibanding produk domestik bruto (PDB). "Pak Jokowi aja bisa atasi Tanah Abang yang ruwet. Itu aja bisa. Apalagi Indonesia," ujarnya ditemui di Jakarta, Kamis (5/6/2014).

Optimismenya tersebut lantaran ia yakin, Jokowi dan pemerintahannya mendatang bisa mengatasi segala hambatan pembangunan infrastruktur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian PUPR: 1.400 Hektar Lahan di IKN Nusantara Diminati Banyak Investor

Kementerian PUPR: 1.400 Hektar Lahan di IKN Nusantara Diminati Banyak Investor

Whats New
Di Depan Jokowi, Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI dalam Tren Pemulihan Berkat Kerja Keras APBN

Di Depan Jokowi, Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI dalam Tren Pemulihan Berkat Kerja Keras APBN

Whats New
Saham Teknologi Lagi-lagi Rontok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Saham Teknologi Lagi-lagi Rontok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Whats New
Minta Pemerintah Tak Impor Beras, Jabar dan Jatim: Siap Pasok ke Bulog

Minta Pemerintah Tak Impor Beras, Jabar dan Jatim: Siap Pasok ke Bulog

Whats New
Hadapi Potensi Resesi 2023, Zurich Yakin Industri Asuransi Tetap Tumbuh

Hadapi Potensi Resesi 2023, Zurich Yakin Industri Asuransi Tetap Tumbuh

Whats New
Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Whats New
Kala Buruh dan Pengusah Kompak Tolak Kenaikan Upah Minimum 2023

Kala Buruh dan Pengusah Kompak Tolak Kenaikan Upah Minimum 2023

Whats New
Strategi IndiHome Genjot Kinerja Perusahaan

Strategi IndiHome Genjot Kinerja Perusahaan

Whats New
Vale Bangun Industri Nikel dengan Dana Rp 131 Triliun

Vale Bangun Industri Nikel dengan Dana Rp 131 Triliun

Whats New
Inflasi November 2022 Capai 5,42 Persen, Sektor Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Inflasi November 2022 Capai 5,42 Persen, Sektor Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Whats New
Biaya Pembangunan IKN Nusantara, Menteri PUPR: APBN hanya 20 Persen, Selebihnya dari Investasi

Biaya Pembangunan IKN Nusantara, Menteri PUPR: APBN hanya 20 Persen, Selebihnya dari Investasi

Whats New
KB Financial Kembali Suntik Modal ke Bukopin lewat Rights Issue

KB Financial Kembali Suntik Modal ke Bukopin lewat Rights Issue

Whats New
Plus Minus KA Argo Parahyangan Vs Kereta Cepat, Pilih Mana?

Plus Minus KA Argo Parahyangan Vs Kereta Cepat, Pilih Mana?

Whats New
Waspadai Penguatan Dollar AS, Ini Strategi BI Stabilkan Rupiah

Waspadai Penguatan Dollar AS, Ini Strategi BI Stabilkan Rupiah

Whats New
'Ramalan' BI soal Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Tahun Depan

"Ramalan" BI soal Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Tahun Depan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.