Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Investor Optimis Kondisi Politik Kondusif, IHSG Ditutup Menguat 24,99 Poin

Kompas.com - 20/08/2014, 16:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (20/8/2014) berakhir positif, seiring dengan menguatnya sebagian besar bursa di kawasan Asia.

Selain itu, penguatan indeks juga ditopang oleh optimisme pelaku pasar terhadap kondisi keamanan di Indonesia seiring dengan pembacaan hasil keputusan Mahkamah Konstitusi atas penyelenggaraan Pilpres 2014. Kondisi tersebut mendorong investor, tamanya asing, melakukan aksi beli dan mencatatkan nett buy.

Pukul 16.00, IHSG ditutup menguat sebesar 24,99 poin atau 0,48 persen di posisi 5.190,16. Volume perdagangan mencapai 6,77 miliar lot saham senilai Rp 5,58 triliun. Sebanyak 168 saham ditutup menguat, sedangkan 123 saham melemah serta 88 stagnan.

Saham-saham yang memberikan turnover positif terbesar bagi pemegang saham adalah BBRI (Rp 11.025), TLKM (Rp 2.725), KLBF (Rp 1.680), BBTN (Rp 1.205) dan BBCA (Rp 11.775). Adapun saham-saham yang memberi turnover negatif terbesar yakni PWON (Rp 439), ADHI (Rp 3.145), LSIP (Rp 2.045), ADRO (Rp 1.320), dan ELSA (Rp 665).

Sektor-sektor saham yang menguat adalah pertambangan (0,02 persen), industri dasar (0,18 persen), aneka industri (0,29 persen), konsumer (0,95 persen), infrastruktur (0,19 persen), keuangan (0,56 persen), perdagangan (0,23 persen serta manufaktur (0,47 persen).

Sementara itu, sektor yang melemah yakni agribisnis (-0,49 persen), industri dasar (-0,18 persen) serta properti (-0,08 persen). Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 pada sore hari ini juga menghijau, yaitu sebesar 0,47 persen. Demikian juga dengan indeks KOMPAS100 yang ditutup naik 0,43 persen.

Dari regional, sebagian besar bursa di kawasan Asia Pasifik menghijau pada penutupan sore hari ini, mengekor Wall Street yang menguat pada penutupan dini hari tadi. Pelemahan yang terjadi pada bursa Eropa pada pembukaan pasar siang hari ini tak terlalu banyak berpengaruh terhadap laju bursa regional.

Indeks Nikkei225 ditutup menguat tipis sebesar 0,03 persen dan berakhir di 15.454,45. Demikian juga dengan indeks Hang Seng yang berakhir di zona hijau, menguat sebesar 0,15 persen dan parkir di 25.159,76.

Nilai tukar rupiah pada sore hari ini melemah 0,21 persen di posisi Rp 11.707 per dollar AS.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nilai Tukar Rupiah Dekati Rp 16.300 per Dollar AS, Ini Penjelasan Bi

Nilai Tukar Rupiah Dekati Rp 16.300 per Dollar AS, Ini Penjelasan Bi

Whats New
'Startup' Chickin Siap Dukung Ketahanan Pangan Indonesia

"Startup" Chickin Siap Dukung Ketahanan Pangan Indonesia

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Dirut Pupuk Indonesia: Itu Pasti yang Terbaik

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Dirut Pupuk Indonesia: Itu Pasti yang Terbaik

Whats New
4 Tips Atur Keuangan untuk Beli Hewan Kurban

4 Tips Atur Keuangan untuk Beli Hewan Kurban

Spend Smart
Permintaan Naik, Industri Gas RI Diprediksi Bakal Makin Bergantung pada LNG

Permintaan Naik, Industri Gas RI Diprediksi Bakal Makin Bergantung pada LNG

Whats New
Alih-alih Bangun LRT Bali Senilai Rp 14,19 Triliun, Pengamat Sarankan Ini untuk Atasi Kemacetan di Bali

Alih-alih Bangun LRT Bali Senilai Rp 14,19 Triliun, Pengamat Sarankan Ini untuk Atasi Kemacetan di Bali

Whats New
Rehabilitasi DAS Area Tambang: Tambah Luasan Hijau dan Ekonomi Sirkular Bernilai Miliaran

Rehabilitasi DAS Area Tambang: Tambah Luasan Hijau dan Ekonomi Sirkular Bernilai Miliaran

Whats New
Kisah Sukses Bisnis Elizabeth Bertahan Lebih dari 60 Tahun, Awalnya Bermodal Rp 10.000

Kisah Sukses Bisnis Elizabeth Bertahan Lebih dari 60 Tahun, Awalnya Bermodal Rp 10.000

Smartpreneur
Masih Belum Terima Gaji ke-13? Ini Data Teranyar Penyalurannya

Masih Belum Terima Gaji ke-13? Ini Data Teranyar Penyalurannya

Whats New
OJK: Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp 4,39 Triliun per April 2024

OJK: Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp 4,39 Triliun per April 2024

Whats New
OJK: Industri Fintech Lending Mulai Cetak Laba

OJK: Industri Fintech Lending Mulai Cetak Laba

Whats New
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan agar Klaim Asuransi Tak Ditolak

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan agar Klaim Asuransi Tak Ditolak

Spend Smart
OJK Belum Beri Sinyal Positif Soal Pencabutan Moratorium Izin 'Fintech Lending'

OJK Belum Beri Sinyal Positif Soal Pencabutan Moratorium Izin "Fintech Lending"

Whats New
Ini Penyebab Pemanfaatan Panas Bumi Belum Jadi Prioritas dalam Kebijakan Transisi Energi di RI

Ini Penyebab Pemanfaatan Panas Bumi Belum Jadi Prioritas dalam Kebijakan Transisi Energi di RI

Whats New
Kunjungi China, Luhut Tawarkan Proyek Baterai hingga Durian

Kunjungi China, Luhut Tawarkan Proyek Baterai hingga Durian

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com