Kompas.com - 27/08/2014, 11:27 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas), menyebutkan ada tiga hal yang menjadi tantangan perbankan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Tiga tantangan tersebut adalah permodalan, sumber daya manusia, dan teknologi.

Ketua Umum Perbanas, Sigit Pramono, menegaskan bahwa tantangan perbankan yang paling utama adalah permodalan. "Dengan modal mumpuni, perbankan bisa membeli teknologi dan memilih sumber daya manusia yang baik," terang Sigit saat ditemui Kontan, pekan lalu.

Dalam proyeksi Perbanas, dalam beberapa tahun mendatang diperlukan tambahan Rp 113 triliun untuk perbankan di Indonesia. Menurut Sigit, angka tersebut sulit dipenuhi jika hanya mengandalkan pertumbuhan bisnis.

Bahkan, kata Sigit, sumber dana dari pasar modal hanya bisa memberikan sekitar Rp 30 triliun. "Artinya, dari mana sisanya kalau tidak dari dana asing," terang Sigit.

Untuk itu, Sigit bilang, kita tidak boleh begitu saja bilang sudah anti asing. Karena tanpa bantuan pendanaan dari asing, maka bank kita tetap kerdil dan tidak bisa bersaing. Meski begitu, lanjut Sigit, dirinya bukan memaksa untuk menerima asing, tapi harus pertimbangkan dengan baik manfaat dan mudaratnya.

Selama ini, Sigit menjelaskan, salah satu persoalan terbesar di perbankan Indonesia adalah permodalan. "Dalam MEA juga sama. Bank-bank di Indonesia termasuk bank bermodal rendah, beda dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand," ungkapnya.

Saat ini, Sigit juga menuturkan, level loan to deposit ratio (LDR) perbankan di Indonesia di atas 90 persen. Artinya, ruang kita memberikan kredit ke depan hanya sedikit sekali. Bahkan ada bank yang LDR-nya melewati 100 persen. (Issa Almawadi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kontan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.