Deposito BCA Tetap Naik meski Suku Bunga Turun

Kompas.com - 24/09/2014, 15:31 WIB
BCA KONTANBCA
Penulis Tabita Diela
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengklaim bahwa menurunkan suku bunga tidak berakibat pada penurunan jumlah deposito. Hal ini bertolakbelakang dari perhitungan pihak bank sendiri, serta analis.

"Kami perhitungkan, dengan menurunkan bunga deposito, simpanan deposito turun. Ternyata, per 15 September saya lihat masih naik Rp 2,9 triliun," ujar Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Sebagai catatan, sejak Agustus BCA telah menurunkan bunga depositonya sebesar 0,25 persen menjadi 9 persen. Sesuai rencana, pada September BBCA kembali menurunkan deposito menjadi 8,5 persen.

Jahja sendiri pernah mengungkapkan, kebijakan ini diambil guna mengurangi masalah likuiditas yang dapat mengurangi kantor BBCA. Selain mengurangi bunga deposito, BCA juga memiliki pinjaman luar negeri.

Naiknya jumlah deposito membuat BCA bisa menahan pengajuan pinjaman baru. "Sementara cukup dulu. Saya perhitungkan dengan saya turunkan deposito, deposito turun. Ternyata, per 15 September saya lihat masih naik Rp 2,9 triliun. Masih tambah, jadi saya mau memonitor lagi," pungkas Jahja.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X