"Airport Tax" Dipisah dari Tiket, Kemenhub Akan Tegur Garuda

Kompas.com - 25/09/2014, 15:55 WIB
Bandara Notohadinegoro di Jember, Jawa Timur. SENDY ADITYA SAPUTRABandara Notohadinegoro di Jember, Jawa Timur.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Keputusan PT Garuda Indonesia Tbk memisahkan passenger service charge (PSC) atau airport tax dari harga tiket langsung ditanggapi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Rencananya, Kemenhub akan melayangkan surat teguran atas keputusan yang ambil oleh maskapai pelat merah tersebut. "Kalau 1 Oktober begitu, ya nanti kita tegur Garuda-nya, kan instruksi dirjen sudah keluar," ujar Direktur Angkutan Udara Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub Djoko Murdjatmodjo di Jakarta, Kamis (25/9/2014).

Seharusnya, kata Djoko, dengan terbitnya Peraturan Dirjen Perhubungan Udara No KP 447 Tahun 2014 mengenai penyatuan PSC on Ticket, semua maskapai harus menaati peraturan tersebut." Ya iya dong, wajib," ucap dia.

Namun, Djoko mengakui, penerapan peraturan tersebut bagi semua maskapai tidak mudah. Pasalnya, hal itu akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan harus menyelaraskan sistem di Angkasa Pura (AP) dengan lembaga lainnya, di antaranya bank.

"AP harus bisa negosiasi dengan provider-nya, sistemnya dengan bank dan sebagainya. Sekarang harus diatur, berapa lama uang itu mengendap di bank. Terus kalau ada hitung-hitungan yang tidak cocok, siapa yang bertanggung jawab siapa, mekanismenya seperti apa, harus dibicarakan lagi," kata Djoko.

Sementara itu, kemarin, Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan menanggapi dingin rencana Garuda memisahkan passenger service charge (PSC) atau airport tax mulai 1 Oktober 2014. Dia pun mengatakan, kalau keputusan Garuda seperti itu maka itu terserah pada airlines BUMN tersebut. "Itu terserah Garuda, tanya saja ke Garuda atau Menteri BUMN," kata Mangindaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X