Soal Pemisahan "Airport Tax" dari Tiket, Dahlan Iskan Sindir Kemenhub

Kompas.com - 26/09/2014, 19:19 WIB
Pesawat ATR 72-600 Garuda Indonesia. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPesawat ATR 72-600 Garuda Indonesia.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melayangkan surat teguran kepada Garuda Indonesia, terkait keputusan memisakan Passenger Service Charge (PSC) atau Airport Tax ke dari harga tiket mulai 1 Oktober 2014 nanti, menuai kritikan dari Menteri Badan Usaha Milik Usaha (BUMN) Dahlan Iskan.

Bahkan, dia heran mengapa Kemenhub cuma menegur maskapai plat merah BUMN tersebut, padahal banyak maskapai lain yang belum sama sekali menerapkan PSC on tiket. "Silahkan saja (Garuda ditegur), Tapi kenapa yang lain gak ditegur juga?," ujar Dahlan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (26/9/2014).

Kemenhub sebelumnya menyatakan bakal menegur Garuda terkait keputusan maskapai penerbangan itu yang memisahkan airport tax dari harga tiket. "Kalau 1 Oktober begitu, ya nanti kami tegur nanti garudanya kan instruksi dirjen sudah keluar," ujar Direktur Angkutan Udara Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub, Djoko Murdjatmodjo di Jakarta, Kamis (25/9/2014).

Seharusnya, kata Djoko, dengan keluarnya Peraturan Dirjen Perhubungan Udara No KP. 447 tahun 2014 mengenai penyatuan PSC on Tiket, semua maskapai harus menaati peraturan tersebut." Ya iya dong wajib," ucap dia.

Namun Djoko mengakui, penerapan peraturan tersebut bagi semua maskapai tidak mudah. Pasalnya kata dia, akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menerapkan kebijakan itu karena harus menyelaraskan sistem di Angkasa Pura (AP) dengan lembaga lainnya diantaranya yaitu bank.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X