Kompas.com - 02/10/2014, 13:13 WIB
EditorErlangga Djumena

Tahun ini target defisit anggaran  Rp 241,49 triliun atau 2,4 persen terhadap PDB. 

Dengan kenaikan itu, defisit anggaran tahun depan juga bisa berkurang menjadi 1,3 persen-1,4 persen. APBN 2015 memasang target defisit anggaran  Rp 245,89 triliun atau 2,21 persen dari PDB. "Kenaikan harga BBM tahun ini memangkas anggaran subsidi tahun depan Rp 159 triliun," tandas Chatib.

Kebijakan drastis ekspor 

Selain kenaikan harga, pemerintah juga harus mengubah drastis kebijakan ekspor. Soalnya, pemerintah masih saja mengandalkan ekspor di sektor komoditas. Walhasil, saat terjadi penurunan harga, nilai ekspor pun jatuh.

Kepala BPS Suryamin menjelaskan, salah satu penyebab penurunan ekspor adalah harga crude palm oil (CPO) atawa minyak kelapa sawit pada Agustus yang susut 8,92 persen dibanding Juli. "Ekspor CPO masih jadi andalan kita,"  terang Suryamin.

 Menurut Bambang Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan ekspor berbasis komoditas. Indonesia perlu melakukan pengembangan pada ekspor yang berbasis non komoditi, yaitu produk olahan. Kalau berharap pada ekspor komoditas akan sulit karena sekarang harga sedang turun.

Selain itu, dari data yang ada, sektor industri juga turut menyumbang defisit perdagangan. Di sektor industri, setidaknya ada tiga produk utama penyebab defisit perdagangan nonmigas, yaitu mesin dan peralatan mekanik, mesin dan peralatan listrik, serta kendaraan bermotor dan bagiannya. BPS dan Kemkeu menilai saat ini Indonesia sudah tak layak mengandalkan barang mentah untuk ekspor. (Jane Aprilyani, Margareta Engge Kharismawati)

baca juga: Dukung Investasi Asing, BPH Migas Usul Harga BBM Bersubsidi Naik Rp 4.000

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Cek Status Kepesertaan BPJS Kesehatan Melalui WhatsApp

Cara Cek Status Kepesertaan BPJS Kesehatan Melalui WhatsApp

Whats New
Anjlok Lebih dari 1 Persen, IHSG Awal Sesi Tinggalkan Level 7.100

Anjlok Lebih dari 1 Persen, IHSG Awal Sesi Tinggalkan Level 7.100

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Whats New
Konversi Elpiji ke Kompor Listrik untuk Atasi Oversupply PLN, Ini Saran Pengamat

Konversi Elpiji ke Kompor Listrik untuk Atasi Oversupply PLN, Ini Saran Pengamat

Whats New
Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan dengan NIK di HP, Bisa via WA

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan dengan NIK di HP, Bisa via WA

Spend Smart
BSU 2022 Tahap 3 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penyalurannya

BSU 2022 Tahap 3 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penyalurannya

Whats New
Minim Sentimen, Simak Proyeksi IHSG Awal Pekan

Minim Sentimen, Simak Proyeksi IHSG Awal Pekan

Whats New
November Layani Penerbangan Umrah, Ini Persiapan Bandara Kertajati

November Layani Penerbangan Umrah, Ini Persiapan Bandara Kertajati

Rilis
Berapa Tarif Listrik Per kWh PLN Saat Ini?

Berapa Tarif Listrik Per kWh PLN Saat Ini?

Spend Smart
Lowongan Kerja Pegadaian untuk S1, Ini Persyaratannya

Lowongan Kerja Pegadaian untuk S1, Ini Persyaratannya

Work Smart
Ombudsman Minta DMO Dicabut, Mendag: Kalau Minyak Ngamuk, Emang di Sana Tanggung Jawab?

Ombudsman Minta DMO Dicabut, Mendag: Kalau Minyak Ngamuk, Emang di Sana Tanggung Jawab?

Whats New
[POPULER MONEY] Waktu Tepat untuk Membeli Emas | Mendag Zulhas: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

[POPULER MONEY] Waktu Tepat untuk Membeli Emas | Mendag Zulhas: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

Whats New
Ada Kasus BLT BBM Gagal Dicairkan, Mensos Risma Didesak Lakukan Pembenahan

Ada Kasus BLT BBM Gagal Dicairkan, Mensos Risma Didesak Lakukan Pembenahan

Whats New
Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren

Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.