Kembangkan IKM "Micro Community", Kemenperin Belajar dari India

Kompas.com - 25/11/2014, 11:36 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan mencoba mengembangkan industri kecil menengah (IKM) berbasis komunitas kecil (micro community) di Indonesia. Demi mewujudkan hal itu, Kemenperin berencana belajar langsung dari India.

"Kami akan belajar dari India yaitu micro community dalam waktu dekat ini," ujar Direktur Jenderal IKM Kemenperin Euis Saedah di Kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa (25/11/2014).

Lebih lanjut Euis menjelaskan, pengembangan IKM berbasis micro community merupakan salah satu cara mengembangkan IKM di Indonesia. Nantinya kata dia, Kemenperin akan membina komunitas-komunitas kecil yang terdiri dari 10 orang untuk dijadikan IKM diberbagai daerah di Indonesia.

Kemenperin sangat yakin dengan micro community itu maka IKM di berbagai daerah akan terus menjamur. Bahkan, Kemenperin juga optimis IKM nantinya akan terus tumbuh dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Sampai tahun 2013, Kemenperin menyebutkan bahwa jumlah IKM diseluruh Indonesia berjumlah 3,4 juta IKM. Dari jumlah itu, 75 persennya berada di pulau Jawa dan Bali. Sementara itu, jumlah tenaga kerja yang mampu diserap IKM yaitu hampir 10 juta tenaga kerja dengan total ekspor tahun 2013 mencapai 18,6 miliar dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X