Harga Minyak Dunia Anjlok, BI Optimistis Kinerja Neraca Perdagangan Lebih Baik

Kompas.com - 04/01/2015, 11:49 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Bank Indonesia (BI) optimistis kinerja neraca perdagangan tahun 2015 akan lebih baik. Salah satu faktor yang akan mempengaruhi kinerja neraca perdagangan terutama sektor migas menurut BI adalah tren penurunan harga minyak dunia.

"Tren penurunan harga minyak dunia dapat mendorong berkurangnya tekanan pada defisit neraca migas," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam siaran pers, Jakarta, Jumat (2/1/2014).

Selain karena penurunan harga minyak dunia, BI juga memperkirakan perbaikan neraca perdagangan akan ditolak oleh perbaikan ekonomi global tahun 2015. Dua hal itu lah yang akan membuat aktivitas ekspor Indo esai meningkat.

Sementara itu, berdasarkan data bulan November 2014, kinerja neraca perdagangan Indonesia merosot bahkan defisit 0,42 miliar dollar AS. Padahal, pada bulan Oktober, neraca perdagangan surplus 0,02 miliar dollar AS.

Faktor yang mempengaruhi defisit tersebut menurut BI adalah peningkatan defisit migas disaat surplus peradangan nonmigas sedang berkurang. "Perdangan ekspor migas pada November 2014 tercatat 1,36 miliar dollar AS, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yaitu 1,11 miliar dollar AS," kata Tirta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X