Kompas.com - 31/01/2015, 19:36 WIB
Kartu Haji dan Umroh BNI Syariah. Sampai dengan akhir 2015, BNI Syariah menargetkan pengelolaan dana haji hingga Ro 4,5 triliun. Dari jumlah itu, BNI Syariah mengelola dana haji yang langsung disetorkan nasabah mencapai Rp 500 miliar. Sementara sisanya adalah dana haji limpahan dari pengelolaan Kementerian Agama. Josephus PrimusKartu Haji dan Umroh BNI Syariah. Sampai dengan akhir 2015, BNI Syariah menargetkan pengelolaan dana haji hingga Ro 4,5 triliun. Dari jumlah itu, BNI Syariah mengelola dana haji yang langsung disetorkan nasabah mencapai Rp 500 miliar. Sementara sisanya adalah dana haji limpahan dari pengelolaan Kementerian Agama.
EditorJosephus Primus


KOMPAS.com - Tahun ini, Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah masih mengincar pengelolaan dana haji. Dana tersebut, kata Direktur Utama BNI Syariah Dinno Indiano pada Sabtu (31/1/2015), ditempatkan pada pos deposito.

Dinno, dalam kesempatan pemaparan hasil kinerja BNI Syariah selama 2014 mengatakan pihaknya mengelola dana haji sejak kuartal kedua 2014. Kala itu, jumlahnya mencapai Rp 3 triliun.

Catatan BNI Syariah sampai dengan 30 Januari 2015 menunjukkan target pengelolaan dana haji meningkat menjadi Rp 4,5 triliun. Dari jumlah itu, target pengelolaan dana haji yang disetorkan langsung oleh nasabah mencapai Rp 500 miliar. Sisanya adalah limpahan dana haji dari pengelolaan oleh Kementerian Agama melalui perbankan konvensional. Sepanjang 2014, dana haji setoran langsung itu mencapai Rp 414 miliar.

Sepanjang 2013-2014, BNI Syariah mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 41,42 persen. Angka ini setara dengan pertumbuhan mencapai Rp 4,76 triliun.

Dari jumlah tersebut, dana haji menyetor 38 persen DPK. Pada periode 2013-2014, tercatat ada 1,3 juta rekening di BNI Syariah. Sementara itu, target pada 2015 adalah penambahan 350.000 rekening baru.   

Josephus Primus Direktur Utama BNI Syariah Dinno Indiano


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Earn Smart
Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Whats New
Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Whats New
Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Whats New
Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Whats New
Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Earn Smart
Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Whats New
Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Whats New
Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Whats New
KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

Whats New
Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Whats New
Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Whats New
Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Whats New
Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Whats New
IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.