Mendag Rencanakan Hapus Impor Pakaian Bekas dan Jeroan

Kompas.com - 02/02/2015, 15:10 WIB
Menteri Perdangan Rahmat Gobel di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Sabtu (31/1/2015) KOMPAS.com/YOGA SUKMANAMenteri Perdangan Rahmat Gobel di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Sabtu (31/1/2015)
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengungkapkan pasar di Indonesia telah banyak diserbu oleh produk luar negeri yang memiliki kualitas rendah dan membahayakan masyarakat.

Dua produk impor yang disoroti Gobel adalah pakaian bekas dan jeroan. Pakaian bekas yang masuk ke Indonesia banyak yang ilegal. Selain itu, kualitas yang ada di Indonesia pun sangat buruk. Gobel mengaku sudah meminta hasil uji tes laboratorium terhadap pakaian bekas dari luar negeri.

"Nanti hasil laboratorium akan diumumkan," ujar Gobel di istana kepresidenan, Senin (2/2/2015).

Rachmat Gobel juga mengungkapkan keinginannya menghentikan impor jeroan dari Australia. Menurut dia, impor jeroan itu sangat melukai harkat martabat sebagai bangsa Indonesia. "Kalau jeroan impor dari luar negeri malu nggak? Sementara di Australia, jeroan untuk binatang, dan itu bebas. Kita makan coba, di mana martabat bangsa coba?" kata dia.

Ketimbang melakukan impor jeroan, Gobel melihat lebih baik Indonesia membuat industri peternakan yang teringerasi. Pengembangan industri dalam negeri, kata dia, harus difokuskan dalam lima tahun mendatang dan melibatkan semua pihak terkait.

Gobel berpendapat bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi pasar yang luar biasa besar dan tidak dimiliki negara lain. Namun, sayangnya, pasar yang besar ini justru digempur oleh produk impor kualitas rendah yang berujung membahayakan keselamatan hingga kesehatan masyarakat.

"Coba kalau pasar kita diisi buah-buahan terkontaminasi, pakaian bekas ilegal, barang-barang berkualitas rendah. Nanti kita nggak bisa memanfaatkan pasar kita untuk membangun, bagaimana kita membangun industri kalau seperti itu? Yang rugi adalah konsumen," ungkap Gobel.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X