Celah Bisnis di Sektor Migas dan Minerba Tinggi, Sucofindo Ingin Berkecimpung

Kompas.com - 25/02/2015, 05:02 WIB
Ilustrasi: kegiatan eksploitasi migas shutterstockIlustrasi: kegiatan eksploitasi migas
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Upaya pemerintah mendorong peningkatan produksi minyak dan gas serta mineral untuk memenuhi kebutuhan domestik membuat PT Sucofindo (Persero) selaku salah satu perusahaan surveyor di Indonesia "kepincut".

Menurut Direktur Komersial 1 Sucofindo Heru Riza Chakim, jasa survei seismik akan menghasilkan peta cadangan migas. Sayangnya, di Indonesia, pangsa pasar kegiatan survei itu umumnya dilakukan perusahan survei asing sekitar 70 persen.

“Peta cadangan migas nasional adalah data dan informasi strategis suatu negara, yang menurut kami seharusnya dilakukan oleh lembaga nasional,” kata Heru dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Sektor migas bukanlah sektor yang baru bagi Sucofindo. Selama ini Sucofindo sudah terjun di sektor hilir migas melayani inspeksi dan pengujian produk migas dan distribusinya. Namun, karena melihat celah bisnis, BUMN yang bergerak dibidang surveyor itu pun tertarik masuk ke sektor hulu migas.

Tak cuma itu, Sucofindo juga mengaku bertekad menjadi market leader di bidang produk pertambangan hasil pengolahan dan pemurnian (mineral processing). Bahkan, tahun ini Sucofindo juga akan membentuk unit bisnis khusus menangani sektor mineral. Menurutnya, sektor mineral akan terus berkembang ke depannya, karena ditopang bertambahnya jumlah smelter di Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X