DPR Minta KPPU Telusuri Mafia Beras

Kompas.com - 25/02/2015, 15:51 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Mitra kerja Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yakni Komisi VI meminta agar KPPU segera menelusuri dugaan kartel beras yang dihembuskan pemerintah. DPR menilai kenaikan harga beras saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat dan di luar batas.

Anggota DPR Komisi VI Eka Satra mengatakan telah meminta KPPU untuk segera melakukan penyelidikan terkait adanya mafia beras yang memainkan harga. "DPR menduga ada permainan harga beras di antara para pedagang, karena itu perlu diselidiki oleh KPPU," ujar Eka kepada Kontan, Rabu (25/2/2015).

Eka mengatakan, KPPU harus membuat laporan atas investigasi mereka soal penelusuran dugaan peranan mafia di balik kenaikan harga beras ini kepada DPR pasca masa reses berakhir nanti. Komisi VI juga segera menjadwalkan rapat dengan KPPU membahas temuan terkait dugaan kartel tersebut.

Menurut Eka, sewajarnya kenaikan harga beras terjadi di musim-musim tertentu seperti hari raya dan perayaan-perayaan lainnya. Namun saat ini, justru harga beras naik tanpa penyebab yang berarti.

Komisioner KPPU Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan telah mendapatkan permintaan dari DPR untuk melakukan penelusuran kenaikan harga beras. KPPU segera bertindak untuk menelusi ada tidaknya dugaan mafia beras tersebut. (Noverius Laoli)

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X