Jonan Bingung Temukan Akses ke Pelabuhan Lebih Mirip Jalan Kampung

Kompas.com - 09/03/2015, 17:17 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyalami awak kapal saat berkunjung ke Pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Waringin Barat, Kalimantan Tengah, Selasa (13/1/2015). KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Perhubungan Ignasius Jonan menyalami awak kapal saat berkunjung ke Pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Waringin Barat, Kalimantan Tengah, Selasa (13/1/2015).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menceritakan pengalamannya meninjau langsung infrastruktur pelabuhan di Maluku pada pekan lalu. Saat datang langsung ke Sofifi, Maluku Utara, Jonan terkejut akses jalan ke Pelabuhan Sofifi sangat buruk, dan lebih mirip jalan kampung.

"Pelabuhan cukup besar, tapi akses jalan mirip ke kampung. Mungkin jalan kelas 4. Saya enggak tahu perencanaan kaya gimana. Saya bilang pelabuhan Sofifi itu pelabuhan ikan, bukan untuk pelabuhan manusia karena kapal cuma 1," ujar Jonan saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Litbang Perhubungan, di Kemenhub, Jakarta, Senin (9/3/2015).

Dia melanjutkan, saat mengunjungi pelabuhan itu rasa bingung pun hinggap di pikirannya. Dia heran bagaimana proyek pelabuhan dibangun tanpa adanya pembangunan akses pelabuhan yang baik.

Setelah kunjungan itu, Jonan pun langsung meminta Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub (Balitbang) untuk melakukan review menyeluruh terhadap berbagai proyek pembangunan infrastruktur perhubungan diseluruh Indonesia. Dia khawatir banyak proyek pembangunan yang asal bangun tanpa perencanaan yang baik.

"Saya minta Balitbang review lagi. Review, review. Kalo perlu ke lapangan, ke lapangan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Balitbang Kemenhub Elly Eliana Sinaga mengatakan, saat ini dari 500 proyek yang akan ditenderkan, 20 persennya terancam batal. Pasalnya, setelah di-review ternyata banyak proyek yang tak layak.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X