Ini Imbauan Mendag dan Mentan Soal Beras Palsu!

Kompas.com - 20/05/2015, 18:30 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel bersama-sama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar inspeksi mendadak (sidak) pasokan dan harga beras di Pasar Cibinong, Bogor, Rabu (20/5/2015). Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel bersama-sama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar inspeksi mendadak (sidak) pasokan dan harga beras di Pasar Cibinong, Bogor, Rabu (20/5/2015).
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel meminta kepada masyarakat segera melapor jika menemukan beras palsu ( plastik) beredar di pasaran.

"Saya mendapat laporan di Karawang ada, tapi belum diuji coba benar tidaknya. Kalau ada yang kasih tahu, saya cek langsung. Kita kerjasama dengan bea cukai dan instansi terkait," ujarnya di sela inspeksi mendadak pasokan dan harga beras di Pasar Cibinong, Bogor, Rabu (20/5/2015).

Untuk memastikan beras palsu atau asli, Mendag mengatakan telah berkoordinasi dengan Badan POM untuk melakukan pengujian. Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk mengetes beras yang dibeli.

"Cara mengujinya sederhana, kita bakar sampel beras tersebut, meleleh atau tidak. Jika meleleh, itu beras palsu," jelasnya.

Gobel menambahkan, saat ini beras plastik tersebut sedang dicek di laboratorium dan memastikan beras tersebut hasil impor atau tidak.

"Sedang kita cek di laboratorium. Badan POM juga sudah mengambil sampel dari berbagai tempat," ujarnya.

Sementara kesempatan yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengimbau masyarakat agar mengonsumsi beras dalam negeri. Hal tersebut untuk menghindari konsumsi beras palsu tersebut.

"Cintai produk dalam negeri. Menghindari beras palsu, konsumsi beras dalam negeri," singkatnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X