Kompas.com - 28/05/2015, 19:10 WIB
Membeli rumah tidak seperti membeli barang mewah lainnya. Anda tidak bisa membeli secara spontan. Kemungkinan besar, transaksi pembelian rumah merupakan transaksi terbesar yang pernah Anda lakukan dalam hidup. www.shutterstock.comMembeli rumah tidak seperti membeli barang mewah lainnya. Anda tidak bisa membeli secara spontan. Kemungkinan besar, transaksi pembelian rumah merupakan transaksi terbesar yang pernah Anda lakukan dalam hidup.
|
EditorJosephus Primus


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menegaskan tidak semua barang mewah dibebaskan dari pungutan Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM). Sejumlah barang masih dikenai PPnBM. "Intinya yang masih kena PPnBM yaitu kendaraan bermotor, pesawat terbang, kapal, dan apartemen, itu masih. Di luar itu sudah tidak ada lagi," kata Bambang di gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Bambang mengakui, stimulus konsumsi ini akan membuat potensi pajak menguap sekitar Rp 1 triliun. Kendati begitu, pemerintah juga berencana menaikkan PPh impor barang mewah sebesar 10 persen. "PPnBM nanti minggu depan kalau PMK-nya keluar, kalau sudah siap nanti kita sampaikan," ujar Bambang BS Brodjonegoro.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.