Kompas.com - 29/05/2015, 13:08 WIB
EditorErlangga Djumena


BEIJING, KOMPAS.com -
China telah menjadi rumah bagi lebih dari sejuta orang miliarder. 

Laporan Bain and Co menunjukkan, setidaknya 100.000 dari orang kaya itu berada di Provinsi Guang dong, yang berbatasan dengan Hongkong.

Bain memperoleh hasil ini setelah menyurvei 2.800 orang yang masuk ketegori high net worth individuals melalui kuesioner, dan melakukan wawancara dengan 100 orang.

Kriteria high net worth individuals adalah investor yang memiliki aset lebih dari 10 juta yuan atau sekitar 1,6 juta dollar AS atau sekitar Rp 20,8 miliar.

Hasilnya, jumlah high net worth individuals di China telah meningkat dua kali lipat sejak 2010. Jumlah kekayaan kelompok ini yang di tahun lalu melebihi 100 triliun yuan (US$ 16 triliun), diperkirakan akan menembus 129 triliun (21 triliun dollar AS) tahun ini.

Laporan Bain juga menyebutkan, cepatnya pertumbuhan industri kreatif telah melahirkan kelompok baru orang-orang kaya dengan usia di bawah 50 tahun.

Peningkatan kelompok kaya di China kini memasuki tahap yang mencengangkan, seiring dengan cepatnya pertumbuhan ekonomi beberapa dekade terakhir.

“Pertumbuhan investor premium di China didorong oleh pertumbuhan ekonomi riil China, khususnya di sekotor inovatif yang ikut memacu pertumbuhan ekonomi,” ujar Alfred Shang, salah seorang penulis laporan Bain.

Shang menambahkan, tujuan utama investasi orang kaya baru itu adalah memelihara kekayaan dan mencetak uang lebih banyak lagi

Masih berdasarkan survei Bain, sekitar 36 persen kelompok tajir China berencana meningkatkan investasi mereka di bidang tekhnologi, bioteknologi dan energi alternatif. Hanya 10 persen dari responden yang menyatakan ingin meningkatkan investasi di industri manufaktur tradisional.

Riset UBS and PricewaterhouseCoopers menunjukkan, China telah melahirkan satu orang miliarder setiap pekannya di kuartal pertama tahun ini.

Saat ini, berdasarkan data UBS, jumlah orang superkaya China dengan kekayaan di atas Rp 1 triliun mencapai 200 orang. Jumlah tersebut memang masih di belakang Amerika Serikat yang memiliki 570 super kaya. Namun dalam beberapa tahun ke depan, diperkirakan China akan melewati AS. (Mesti Sinaga)

baca juga: Rahasia orang Kaya Bertambah Kaya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja untuk S1, Simak Posisi dan Persyaratannya

BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja untuk S1, Simak Posisi dan Persyaratannya

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Cara Tarik Tunai Bank Jateng Tanpa Kartu via Internet Banking dan Bima

Cara Tarik Tunai Bank Jateng Tanpa Kartu via Internet Banking dan Bima

Spend Smart
Main HP di SPBU Bisa Picu Kebakaran, Cuma Mitos atau Fakta?

Main HP di SPBU Bisa Picu Kebakaran, Cuma Mitos atau Fakta?

Whats New
Butuh Uang Tambahan? Simak Cara Daftar Shopee Affiliates Program

Butuh Uang Tambahan? Simak Cara Daftar Shopee Affiliates Program

Work Smart
Lebih Murah Beli Minyak Goreng di Alfamart atau Indomaret?

Lebih Murah Beli Minyak Goreng di Alfamart atau Indomaret?

Spend Smart
Begini Kejelasan Nasib Honorer yang Tak Dipakai Lagi Mulai 2023

Begini Kejelasan Nasib Honorer yang Tak Dipakai Lagi Mulai 2023

Whats New
Akhir Pekan, Simak Promo dari Bioskop CGV,  XXI, dan Cinepolis

Akhir Pekan, Simak Promo dari Bioskop CGV, XXI, dan Cinepolis

Spend Smart
Puji Produk UMKM, Sandiaga Uno: Keren Banget, Saya Sih Amaze Banget...

Puji Produk UMKM, Sandiaga Uno: Keren Banget, Saya Sih Amaze Banget...

Whats New
Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

Whats New
[POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

[POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

Whats New
Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

Whats New
Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

Spend Smart
APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

Whats New
Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang 'Sembunyikan' Hartanya di Luar Negeri

Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang "Sembunyikan" Hartanya di Luar Negeri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.