Menteri Jonan Ogah Ditelepon Menteri Susi

Kompas.com - 30/05/2015, 16:11 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. Icha RastikaMenteri Perhubungan Ignasius Jonan.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorJosephus Primus


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti lebih detail saat memberikan saran terkait integrasi bandara dengan pelabuhan. Selama ini kata Jonan, usul Susi biasanya hanya disampaikan melalui telepon. "Saya sudah bilang kepada Ibu Susi, usulnya jangan lewat telepon gitu loh. Kirim surat ke saya, detail. Usulnya di mana (pembangunan Bandara yang terintegrasi dengan pelabuhan) nanti kita cek sama-sama. Ya kalau enggak sempat ngetik ya suruh stafnya yang ngetikan," ujar Jonan saat berbincang bersama wartawan di Kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat malam (29/5/2015).

Jonan menjelaskan  integrasi bandara dan pelabuhan harus melihat letak geografis. Oleh karena itu, Jonan meminta Susi memberikan data wilayah mana saya yang membutuhkan pembangunan bandara yang tak terlalu jauh letaknya dengan pelabuhan.

Saat ini kata Jonan, beberapa bandara sudah terintegrasi dengan moda transportasi lain misalnya kereta api dan bus. Namun, perwujudan integrasi dengan pelabuhan mesti melihat lokasi apakah hal tersebut memungkinkan atau tidak.

Sebenarnya, imbuh Jonan, bandara idealnya terletak di pinggir pantai. Misalnya, Bandara Ngurah Rai di Denpasar, Bali. Selain Ngurah Rai, Bandara Sorong juga dekat dengan pelabuhan. Namun, untuk integrasi lebih lanjut diperlukan akses yang juga lebih baik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Asing Tidak Berawak dan Kewaspadaan Nasional

Benda Asing Tidak Berawak dan Kewaspadaan Nasional

Whats New
Bos OJK Prediksi Kredit Perbankan Bisa Tumbuh 7,5 Persen pada 2021

Bos OJK Prediksi Kredit Perbankan Bisa Tumbuh 7,5 Persen pada 2021

Whats New
Permudah Akses Informasi di Mamuju Pascagempa,  Telkom Sediakan Internet Gratis dan Genset Mobile

Permudah Akses Informasi di Mamuju Pascagempa, Telkom Sediakan Internet Gratis dan Genset Mobile

Whats New
Uni Eropa, Gigih Tolak Sawit Indonesia, Tapi Butuh Nikelnya

Uni Eropa, Gigih Tolak Sawit Indonesia, Tapi Butuh Nikelnya

Whats New
Produksi Korporasi Terganggu, Kredit Bank Terkontraksi Minus 2,41 Persen Sepanjang 2020

Produksi Korporasi Terganggu, Kredit Bank Terkontraksi Minus 2,41 Persen Sepanjang 2020

Whats New
OJK Proyeksi Ekonomi Kuartal IV Minus hingga 2 Persen

OJK Proyeksi Ekonomi Kuartal IV Minus hingga 2 Persen

Whats New
Menaker Instruksikan Tim BLK Makassar Segera Salurkan Bantuan ke Korban Gempa di Sulbar

Menaker Instruksikan Tim BLK Makassar Segera Salurkan Bantuan ke Korban Gempa di Sulbar

Rilis
Mobil Asal Indonesia Kena 'Safeguard' Filipina, Pemerintah Layangkan Keberatan

Mobil Asal Indonesia Kena "Safeguard" Filipina, Pemerintah Layangkan Keberatan

Whats New
6 Tahun Terakhir, Penyaluran Dana Desa Capai Rp 323 Triliun

6 Tahun Terakhir, Penyaluran Dana Desa Capai Rp 323 Triliun

Whats New
Indonesia Kini Negara Pengekspor Barang Industri, Mendag: Sengketa Dagang Bakal Terus Ada

Indonesia Kini Negara Pengekspor Barang Industri, Mendag: Sengketa Dagang Bakal Terus Ada

Whats New
Kilang Cilacap Kini Memproduksi Green Diesel dan Avtur

Kilang Cilacap Kini Memproduksi Green Diesel dan Avtur

Whats New
Gramedia Gelar Kompetisi Online, Ini Cara Mengikutinya

Gramedia Gelar Kompetisi Online, Ini Cara Mengikutinya

Whats New
Sisa Anggaran 2020 Capai Rp 234,7 Triliun, Ini Penjelasan Kemenkeu

Sisa Anggaran 2020 Capai Rp 234,7 Triliun, Ini Penjelasan Kemenkeu

Whats New
Capex 2021 Naik 2 Kali Lipat, Preskom: Saham PTPP Akan Terus Naik

Capex 2021 Naik 2 Kali Lipat, Preskom: Saham PTPP Akan Terus Naik

Whats New
Uni Eropa Gugat RI soal Nikel, Terselip Kekecewaan Mendag

Uni Eropa Gugat RI soal Nikel, Terselip Kekecewaan Mendag

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X