Kompas.com - 26/06/2015, 11:40 WIB
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com —
 Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan penukaran uang bisa mendatangi layanan penukaran uang yang disediakan oleh Bank Indonesia (BI) di Lapangan Lenggang Jakarta, kawasan Monas. Layanan penukaran uang ini diselenggarakan mulai dari tanggal 17 Juni 2015 sampai dengan 15 Juli 2015.

Sementara itu, layanan penukaran uang oleh perbankan dimulai pada 22 Juni 2015 sampai dengan tanggal 24 Juni 2015. Layanan penukaran uang oleh perbankan ini telah diikuti oleh empat bank, yaitu Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Internasional Indonesia (BII), Bank Syariah Mandiri (BSM), dan juga CIMB Niaga.

Deputi Direktur Departemen Pengelolaan Uang Yudi Harymukti mengungkapkan, realisasi penukaran uang mulai dari 17 Juni 2015 sampai dengan 24 Juni 2015 atau selama enam hari kerja telah mencapai Rp 3,1 miliar dengan total jumlah penukar sejumlah 1.199 orang.

Sementara itu, berdasarkan pecahan, secara nominal, pecahan tertinggi yang ditukarkan oleh masyarakat adalah Rp 20.000. Pecahan ini mencapai 36 persen dari total uang yang ditukarkan masyarakat. Berdasarkan jumlah lembar atau keping, penukaran uang tertinggi adalah pecahan Rp 2.000 yang mencapai 31 persen dari total uang yang ditukarkan masyarakat. Pecahan uang ini diikuti Rp 5.000 yang mencapai 30 persen dari keseluruhan uang yang ditukarkan masyarakat.

Yudi menambahkan, kegiatan penukaran uang pecahan kecil (UPK) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dilakukan bekerja sama dengan 11 bank pada 81 titik lokasi kantor cabang bank.

Adapun 11 bank yang bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk kantor kas penukaran uang adalah Bank Central Asia (BCA) di empat lokasi kantor cabang, Bank Internasional Indonesia (BII) di 10 kantor cabang, Bank Jabar dan Banten (BJB) di sembilan kantor cabang, Bank Negara Indonesia (BNI) di tujuh kantor cabang, Bank Tabungan Negara (BTN) di 10 kantor cabang, CIMB Niaga di 10 kantor cabang, Bank DKI di lima kantor cabang, Bank Mandiri di enam kantor cabang, Panin Bank di lima kantor cabang, dan Bank Permata di delapan kantor cabang.

Di wilayah DKI Jakarta, penukaran uang dilayani oleh 62 kantor bank. Titik lokasi penukaran uang terbanyak adalah di wilayah Jakarta Pusat yang mencapai 23 titik, diikuti oleh Jakarta Selatan sebanyak 13 titik dan Jakarta Timur sebanyak 11 titik. Untuk wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek), dilayani oleh 19 kantor bank.

"Layanan kas keliling dilakukan di dalam kota dengan menggunakan lima unit mobil per hari. Ini jauh lebih banyak dibandingkan hari biasa yang hanya sebanyak satu unit mobil per hari. Di luar kota yang bersifat wholesale dan ritel untuk perbankan dan masyarakat di wilayah kerja kantor perwakilan Provinsi Banten," kata Yudi.

Layanan penukaran uang pecahan kecil yang dilakukan oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan PT KAI pada lima stasiun, yaitu Stasiun Pasar Senen, Cikini, Gambir, Tanah Abang, dan Jatinegara. Plafon yang diberikan untuk penukaran uang yang diberikan sebesar Rp 455 juta untuk lima stasiun tersebut.

"Layanan penukaran kolektif dilakukan secara bergiliran, baik bagi instansi pemerintah maupun lembaga negara serta instansi-instansi yang memberikan layanan publik," kata Yudi. (Dea Chadiza Syafina)

Baca juga: Hari Ini Masa Gratis Berakhir, Ini Tarif Tol Cipali

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rincian Biaya Admin BRI BritAma dan Simpedes per Bulan

Rincian Biaya Admin BRI BritAma dan Simpedes per Bulan

Spend Smart
Mudah, Begini Cara Transfer Virtual Account BRI lewat BRImo dan ATM

Mudah, Begini Cara Transfer Virtual Account BRI lewat BRImo dan ATM

Spend Smart
BKI Dorong Hilirisasi Produk Perkebunan untuk Bisa Berkontribusi ke Perekonomian Nasional

BKI Dorong Hilirisasi Produk Perkebunan untuk Bisa Berkontribusi ke Perekonomian Nasional

Whats New
Pertamina NRE dan MDI Ventures Buka Peluang Pendanaan Startup Energi

Pertamina NRE dan MDI Ventures Buka Peluang Pendanaan Startup Energi

Rilis
Tenaga Kerja: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Tenaga Kerja: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Work Smart
Profil Nicke Widyawati, Wanita yang Dua Periode Jabat Posisi Dirut Pertamina

Profil Nicke Widyawati, Wanita yang Dua Periode Jabat Posisi Dirut Pertamina

Whats New
Memutus Rantai 'Generasi Sandwich' dengan Pengelolaan Keuangan yang Baik, Seperti Apa?

Memutus Rantai 'Generasi Sandwich' dengan Pengelolaan Keuangan yang Baik, Seperti Apa?

Whats New
HUB.ID Accelerator 2022, Ajang Kominfo Latih 'Startup' Buat 'Pitch Deck'

HUB.ID Accelerator 2022, Ajang Kominfo Latih "Startup" Buat "Pitch Deck"

Whats New
Cara Cek BSU Tahap 4 atau BLT Subsidi Gaji yang Cair Mulai Hari Ini

Cara Cek BSU Tahap 4 atau BLT Subsidi Gaji yang Cair Mulai Hari Ini

Whats New
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Erick Thohir: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Erick Thohir: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

Whats New
Gandeng Perusahaan Farmasi Inggris, Erick Thohir: Bio Farma Akan Kembangkan Obat Hemofilia

Gandeng Perusahaan Farmasi Inggris, Erick Thohir: Bio Farma Akan Kembangkan Obat Hemofilia

Whats New
Ini Kriteria Pemimpin Ideal Versi Sri Mulyani

Ini Kriteria Pemimpin Ideal Versi Sri Mulyani

Whats New
Kresna Life Minta Cabut Sanksi PKU, OJK: Berbahaya untuk Calon Nasabah Baru

Kresna Life Minta Cabut Sanksi PKU, OJK: Berbahaya untuk Calon Nasabah Baru

Whats New
Jadikan FABA Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar

Jadikan FABA Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar

Whats New
Inflasi Terus Meningkat, Mendagri: Memang Sudah Diprediksi...

Inflasi Terus Meningkat, Mendagri: Memang Sudah Diprediksi...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.