Bawa Uang di Atas 20 Juta, Nasabah Harus Dikawal Polisi

Kompas.com - 30/06/2015, 16:46 WIB
Ilustrasi KONTAN/AHMAD FAUZIEIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

SEMARANG, KOMPAS.com - Polres Semarang menyarankan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan menjelang Lebaran, karena diprediksi aksi kejahatan akan mengalami peningkatan.

Bagi masyarakat yang hendak membawa uang di atas Rp10 juta diimbau untuk meminta pengawalan polisi. "Kalau membawa uang di atas Rp10 juta, silahkan hubungi polsek terdekat. Sudah ada instruksi dari Kapolres, nanti akan disiapkan personel yang akan mengawal,” kata Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Herman Sophian, Selasa (30/6/2015) siang.

Dari pengalaman sebelumnya, aksi kejahatan jalanan selalu marak mendekati Idul Fitri. Sebab banyak masyarakat membutuhkan uang tunai yang tidak sedikit guna memenuhi kebutuhan perayaan tersebut. Belum lagi perusahaan yang dipastikan membutuhkan uang tunai dalam jumlah besar guna memenuhi kewajiban tunjangan hari raya (THR) karyawannya.

"Ketika pelaku mengetahui ada anggota yang mengawal, mereka akan membatalkan niat jahatnya, setidaknya akan berpikir 10 kali jika ingin benar beraksi,” jelas dia.

Diinformsikan, dalam kurun tiga pekan terakhir di wilayah Kabupaten Semarang terjadi kasus kejahatan jalanan yang merugikan korbannya hingga ratusan juta rupiah. Kejahatan pertama terjadi pada Rabu (10/6/2015) lalu, di mana dua penjahat berhasil menggondol uang Rp150 juta milik PT Semarang Sari Garmen, Kecamatan Bergas. Diduga para pelaku telah mengikuti karyawan perusahaan tersebut sejak dari bank.

Modusnya dengan membuat ban mobil yang ditumpangi karyawan gembos di tengah jalan. Ketika tengah dilakukan penggantian ban, di saat itu lah pelaku beraksi.

"Mungkin pelaku tahu calon korbannya bawa uang dalam jumlah banyak,” jelas Herman.

Kejadian kedua, kasus penjambretan yang menimpa seorang warga di Kecamatan Bergas, sekitar seminggu yang lalu. “Korban bawa Rp50 juta, langsung dirampas oleh pelaku,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Rilis
IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

Earn Smart
Diterpa Sentimen 'Sell in May and Go Away', Apakah IHSG Masih Menarik?

Diterpa Sentimen "Sell in May and Go Away", Apakah IHSG Masih Menarik?

Earn Smart
Kewirausahaan untuk Semua

Kewirausahaan untuk Semua

Smartpreneur
Wacana WFA bagi ASN, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Wacana WFA bagi ASN, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Whats New
Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Whats New
Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Whats New
E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

Whats New
Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Whats New
Ini Upaya Super Indo Jika Harga Daging dan Telur Mahal Akibat Larangan Ekspor Gandum India

Ini Upaya Super Indo Jika Harga Daging dan Telur Mahal Akibat Larangan Ekspor Gandum India

Whats New
Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Spend Smart
Menteri PANRB kepada ASN: Jangan Memaki-maki Pemerintahan

Menteri PANRB kepada ASN: Jangan Memaki-maki Pemerintahan

Whats New
Pemerintah Usul Perubahan ICP, Subsidi BBM dkk Bertambah Rp 74,9 Triliun

Pemerintah Usul Perubahan ICP, Subsidi BBM dkk Bertambah Rp 74,9 Triliun

Whats New
IHSG Naik Tipis Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Masih di Level Rp 14.700-an

IHSG Naik Tipis Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Masih di Level Rp 14.700-an

Whats New
Kapal Berbendera RI Masuk 'White List' Setelah 2 Dekade, Dulu Sempat Dicap Tidak Aman

Kapal Berbendera RI Masuk "White List" Setelah 2 Dekade, Dulu Sempat Dicap Tidak Aman

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.