Pertamina Klaim Penjualan Pertalite Naik Signifikan

Kompas.com - 26/07/2015, 13:32 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com
- Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan bahwa konsumen menyambut baik produk bahan bakar Pertalite, yang baru diluncurkan pekan ini. Dalam dua hari, rata-rata penjualan bahan bakar beroktan 90 itu mengalami kenaikan lebih dari 60 persen.

Wianda mengatakan, pada hari kedua atau Sabtu (25/7/2015), penjualan Pertalite di 30 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Surabaya dan sekitarnya mencapai 82.860 liter atau rata-rata 2.732 liter per SPBU. Jumlah itu meningkat 69,2 persen dibandingkan penjualan hari pertama atau Jumat (24/7).

Khusus di Sidoarjo dan Mojokerto, Jawa Timur, penjualan Pertalite di 11 SPBU pada Sabtu kemarin tercatat sebanyak 26.523 liter atau naik hingga 169 persen dibandingkan hari pertama sebanyak 9.859 liter.

"Di satu SPBU di daerah tersebut, angka penjualannya Sabtu kemarin mencapai 4.781 liter. Ini tentu kami syukuri karena menunjukkan konsumen kita memberikan apresiasi yang baik terhadap produk baru Pertamina. Adapun Pertamax relatif stabil," kata Wianda dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Minggu (26/7/2015).

Adapun di Jawa bagian barat, Wianda mengatakan bahwa penjualan Pertalite menunjukkan tren yang sama, yakni terjadi peningkatan konsumsi sebesar 88,9 persen dibandingkan dengan penjualan hari pertama. Pada Jumat, penjualan di 66 SPBU di Jawa bagian barat mencapai 186.610 liter atau rata-rata 2.827 liter per SPBU. Di beberapa SPBU, penjualannya bahkan tembus di atas 5.000 liter per hari.

Melihat catatan itu, Wianda yakin bahwa uji pasar Pertalite akan berhasil.

Pertamina mulai melakukan uji pasar Pertalite sejak Jumat lalu. Penjualannnya dilakukan di 101 SPBU di tiga kota, antara lain 68 SPBU di Jakarta dan Bandung serta 33 SPBU di Surabaya. Uji pasar dilakukan setelah produk tersebut melalui berbagai tahapan pengujian secara teknis dan perizinan dari pemerintah.

Pertalite merupakan upaya Pertamina memberikan pilihan bahan bakar kendaraan kepada konsumen yang menginginkan produk dengan kualitas di atas Premium dengan harga terjangkau atau di bawah Pertamax. Dengan angka oktan 90, Pertalite diklaim dapat membuat pembakaran pada mesin kendaraan dengan teknologi terkini lebih baik dibandingkan Premium yang memiliki RON 88.

Pertalite sesuai digunakan kendaraan bermotor roda dua hingga kendaraan multipurpose vehicle (MPV) ukuran menengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Esteh, Komunikasi, dan Somasi dalam Pusaran Media Sosial

Esteh, Komunikasi, dan Somasi dalam Pusaran Media Sosial

Whats New
Daftar Kereta Api yang Jadwal Perjalanannya Makin Cepat Mulai Hari Ini

Daftar Kereta Api yang Jadwal Perjalanannya Makin Cepat Mulai Hari Ini

Whats New
Lowongan Kerja PT KCIC untuk Lulusan SMK, Ini Syaratnya

Lowongan Kerja PT KCIC untuk Lulusan SMK, Ini Syaratnya

Work Smart
Link dan Cara Daftar Pendataan Tenaga Non-ASN BKN 2022

Link dan Cara Daftar Pendataan Tenaga Non-ASN BKN 2022

Whats New
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Lebih dari 2 Persen, Apa Sebabnya?

Harga Minyak Mentah Dunia Naik Lebih dari 2 Persen, Apa Sebabnya?

Whats New
Minim Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Kembali Tertekan Hari Ini

Minim Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Kembali Tertekan Hari Ini

Whats New
Sri Mulyani Sebut Minuman Manis Dalam Kemasan Berpotensi Kena Cukai Pada 2023

Sri Mulyani Sebut Minuman Manis Dalam Kemasan Berpotensi Kena Cukai Pada 2023

Whats New
[POPULER MONEY] Cara Buat Kartu ASN Virtual Seecara Online | PLN Batalkan Program Konversi ke Kompor listrik

[POPULER MONEY] Cara Buat Kartu ASN Virtual Seecara Online | PLN Batalkan Program Konversi ke Kompor listrik

Whats New
Ingat, 10 Perjalanan KA Jarak Jauh Alami Perubahan Jadwal per Hari Ini

Ingat, 10 Perjalanan KA Jarak Jauh Alami Perubahan Jadwal per Hari Ini

Whats New
Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab Tertarik Investasi di Destinasi Super Prioritas RI

Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab Tertarik Investasi di Destinasi Super Prioritas RI

Whats New
Bidik Pasar Dunia, Pemerintah Prioritaskan BUMN Penuhi Standar HAM

Bidik Pasar Dunia, Pemerintah Prioritaskan BUMN Penuhi Standar HAM

Whats New
Platform Investasi Saham Rakyat Pro Resmi Meluncur, Apa Saja Keunggulannya?

Platform Investasi Saham Rakyat Pro Resmi Meluncur, Apa Saja Keunggulannya?

Whats New
Harga BBM Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia, Ada yang Baru Naik

Harga BBM Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia, Ada yang Baru Naik

Spend Smart
Indonesia-Jepang Usung Isu Keberlanjutan Sektor Industri

Indonesia-Jepang Usung Isu Keberlanjutan Sektor Industri

Whats New
PLN Batalkan Program Konversi Kompor Elpiji ke Kompor Listrik

PLN Batalkan Program Konversi Kompor Elpiji ke Kompor Listrik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.