Kebutuhan Baja untuk Proyek Listrik 35.000 Megawatt Akan Dipasok Krakatau Steel

Kompas.com - 07/09/2015, 19:13 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah mematok proyek kelistrikan 35.000 megawatt (MW) yang akan dibangun selama 5 tahun ke depan memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga 40 persen untuk transmisi.

Untuk komponen besi baja, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said berharap, seluruh kebutuhan besi baja akan dipasok oleh badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Sudirman menerangkan, untuk mencapai kapasitas 35.000 MW, maka perlu 732 proyek transmisi (75.000 set tower), dengan kebutuhan konduktor aluminium mencapai 301.300 kilometer, 2.600 set travo, dan 3,5 juta ton baja (profil dan pipa luar pembangkit).

Sudirman mengatakan, PT PLN (Persero) yang diminta pemerintah untuk fokus dalam pembangunan transmisi tersebut akan terlebih dahulu membuat kontrak dengan Krakatau Steel (KS). "Jadi, seluruh kebutuhan besi baja akan dipasok oleh KS," kata Sudirman di Jakarta, Senin (7/9/2015).

Modul baja yang dihasilkan tersebut untuk selanjutnya akan dikirim ke daerah-daerah yang akan menjadi lokasi pembangunan transmisi. Di situ, lanjut Sudirman, kontraktor lengkap akan ditunjuk sebagai perusahaan yang membangun transmisi.

"TKDN kita mudah-mudahan mencapai 40 persen dari transmisi. Jadi, selama lima tahun ke depan, kita akan kebagian 29,2 miliar dollar AS," kata Sudirman.

Diperkirakan, investasi yang akan digelontorkan untuk proyek kelistrikan 35.000 MW mencapai 72,942 miliar dollar AS. Sudirman yakin, kapastias produksi Krakatau Steel tidak akan cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan proyek.

"Oleh karena itu, KS diminta berkonsorsium untuk meyakinkan bahwa suplai baja kita cukup," pungkas Sudirman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.