Kemendesa: Jangan Sampai Dana Desa Tahap III Jadi BLT!

Kompas.com - 29/11/2015, 21:51 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anwar Sanusi, pada pembukaan Pameran Potensi Desa Kabupaten Banjar, Jumat (27/11/2015) KOMPAS.comSekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anwar Sanusi, pada pembukaan Pameran Potensi Desa Kabupaten Banjar, Jumat (27/11/2015)
|
EditorLatief


KOMPAS.com - "Minggu depan sudah akhir November. Jika pencairan ditunda lagi, proses dari rekening kas umum negara ke kas daerah akan terlambat. Belum lagi dari kas daerah ke kas desa. Kalau mundur lagi, kami takut kehabisan waktu," kata Sekretaris Jenderal Kemendesa Anwar Sanusi usai dialog Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Martapura, Kalimantan Selatan, Jumat (27/11/2015).

Sampai saat ini Kemendesa terus melakukan mediasi baik dengan Kemenkeu atau juga kepala daerah untuk mempercepat prosesnya. Pokja telah dibentuk untuk melakukan pemantauan pada kabupaten yang belum mencairkan dana desanya.

"Ada tim khusus untuk melakukan pemantauan bila ada pemakaian dana desa dalam pilkada. Kami tegaskan menolak jika digunakan untuk tebas raskin atau Bantuan Langsung Tunai," kata Anwar. 

Sesuai Permendes Nomor 5, prioritas dana desa adalah untuk pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi kemiskinan dan peningkatan akses, terutama memperbaiki infrastruktur desa yang mendukung kegiatan ekonomi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X