BKPM Bantu Perusahaan Tekstil dan Sepatu untuk Antisipasi PHK

Kompas.com - 03/12/2015, 18:53 WIB
Kantor BKPM Jakarta ptsp.bkpm.go.idKantor BKPM Jakarta
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sejak Oktober lalu telah menangani masalah upah karyawan hingga perpajakan yang dihadapi 33 perusahaan tekstil dan sepatu.

Menurut Kepala BKPM Franky Sibarani total semuanya ada 50 perusahaan yang mengadukan masalah. Di antaranya ada 17 perusahaan ditangani oleh Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).

Dengan langkah ini diharapkan bisa membantu mengantisipasi pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan-perusahaan yang tengah mengalami kesulitan itu.

"Dari 33 perusahaan tersebut sebagian besar mempermasalahkan kenaikan UMK. Kemudian sisanya mengeluhkan masalah restitusi PPN, bahan baku impor, pembiayaan modal kerja, perizinan, perpajakan, impor illegal maupun kombinasi dari beberapa permasalah tersebut," kata dia Kamis,(3/11/2015).

Franky menambahkan, 33 perusahaan yang dimaksud sembilan di antaranya adalah industri sepatu, 18 industri tekstil dan enam industri hulu tekstil.

Total investasi perusahaan-perusahaan tersebut mencapai Rp17,9 triliun dan mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 54.772 orang.

"Dari jumlah tenaga kerja tersebut, ada potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 24.509 orang yang dirumahkan karena pengurangan jam kerja akibat penurunan produksi," ungkapnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.