Ketua KPPU dan CEO Go-Jek Bicarakan Persaingan Usaha Bisnis Aplikasi

Kompas.com - 21/12/2015, 18:19 WIB
Kantor KPPU Daniel Prabowo/KONTANKantor KPPU
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf menjelaskan pertemuan antara dirinya dengan CEO Go-Jek Nadiem Makarim. Salah satu yang menjadi topik pembicaraan adalah persaingan usaha di bisnis ojek aplikasi. Sayangnya, Nadiem tak memberikan penjelasan usai pertemuan itu.

"Paling tidak tadi diskusi saya dengan Nadiem ada tujuh poin penting. bisnis aplikasi online by Go-Jek atau bisnis provider yang lain itu membuka pasar seluas-luasnya bagi provider di semua jasa," ujar Syarkawi di kantornya, Senin (21/12/2015).

Menurut Syarkawi, dengan semakin banyaknya pemain di industri aplikasi, persaingan menjadi baik. Persaingan yang baik itu membuat harga menjadi rendah.

Selain itu, KPPU juga memuji bisnis transportasi berbasis aplikasi seperti Go-Jek. Bahkan, menurut dia, bisnis tersebut telah memberikan manfaat bagi masyarakat yang tak sedikit "Bisnis ini bantu pemerintah kurangi pengangguran. Bayangkan saja, di DKI saja dengan konsidi ekonomi yang kurang menguntungkan tetapi pengangguran di DKI Jakarta malah berkurang," kata Syarkawi.

Tak lupa, menurut dia, pihaknya dan Nadiem pun berdialog tentang perlu adanya penyesuaian aturan dalam hal ini undang-undang untuk bisa mengakomodasikan bisnis transportasi berbasis aplikasi layaknya Go-Jek. "Saya berharap ke depan justru butuh penyesuaian-penyesuaian di aturan main untuk beradaptasi dengan bisnis baru yang akan semakin berkembang ke depan," ucap dia.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X