Menteri BUMN Minta Dewan Komisaris Segera Tunjuk Pelaksana Tugas Dirut Pelindo II

Kompas.com - 23/12/2015, 19:12 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno di Istana Bogor Indra AkuntonoMenteri BUMN Rini Soemarno di Istana Bogor
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian BUMN menjelaskan bahwa pemberhentian Richard Joost Lino dari jabatan Direktur Utama Pelindo II oleh Dewan Komisaris dilakukan agar kegiatan perseroan berjalan secara optimal.

Hal ini dilakukan, mengingat sudah ada dua petinggi Pelindo II yang terjerat kasus hukum dan menjadi tersangka.

Selain RJ Lino yang menjadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi, ada juga Direktur Pelindo II, Ferialdy Noerlan yang menjadi tersangka dalam kasus yang ditangani Bareskrim Mabes Polri.

"Biarlah mereka dapat berkonsentrasi menyelesaikan kasus hukum masing-masing.” kata Menteri BUMN Rini M Soemarno, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (23/12/2015).

Rini Soemarno juga memerintahkan kepada Dewan Komisaris Pelindo II untuk menunjuk anggota direksi yang ada untuk sementara menjabat sebagai pelaksana tugas direktur utama dan direktur pengganti Lino dan Ferialdy.

"Sampai terpilih direktur utama dan direktur yang definitif," demikian keterangan tertulis dari Kementerian BUMN.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X