Lelang Sukuk Perdana 2016, Pemerintah Raup Rp 7,9 Triliun

Kompas.com - 12/01/2016, 20:20 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Pada lelang sukuk negara pertama di tahun 2016, pemerintah memperoleh penawaran hingga Rp 7,938 triliun.

Situs Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, total dana yang diserap pemerintah mencapai Rp 4 triliun pada lelang Selasa (12/1/2016). Angka tersebut sesuai dengan target indikatif pemerintah.

Ada empat seri sukuk yang dimenangkan. Pertama, seri SPN-S 13072016 yang diserap Rp 1 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,25 persen dan imbalan diskonto.

Instrumen tersebut mencetak penawaran Rp 2,9 triliun dengan yield terendah 7,03 persen dan yield tertinggi 8 persen. Obligasi negara ini bakal jatuh tempo pada 13 Juli 2016.

Kedua, seri PBS006 yang dimenangkan sebanyak Rp 805 miliar dengan yield rata-rata tertimbang 8,85% dan kupon 8,25 persen. Jumlah penawaran yang masuk untuk seri ini berkisar Rp 1,3 triliun dengan yield terendah 8,75 persen dan yield tertinggi 9,5 persen. Surat utang tersebut bakal jatuh tempo pada 15 September 2020.

Ketiga, seri PBS009 yang diserap Rp 1,94 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 8,66 persen dan kupon 7,75 persen. Instrumen tersebut mengoleksi penawaran Rp 2,73 triliun dengan yield terendah 8,43 persen dan yield tertinggi 9 persen. Tenggat waktu seri ini 25 Januari 2018.

Keempat, seri PBS011 yang dimenangkan sebanyak Rp 250 miliar dengan yield rata-rata tertimbang 9,07 persen dan kupon 8,75 persen. Seri ini mencetak penawaran Rp 360 miliar dengan yield terendah 9,03 persen dan yield tertinggi 9,25 persen. Sukuk tersebut akan jatuh tempo pada 15 Agustus 2023.

Sementara seri PBS012 yang tenggat waktunya 15 November 2030 tidak dimenangkan oleh pemerintah. Adapun sukuk ini menghimpun penawaran Rp 635 miliar dengan yield terendah 9,06 persen dan yield tertinggi 9,37 persen.

Dana lelang ditujukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016. Setelmen bakal berlangsung pada 14 Januari 2016. (Maggie Quesada Sukiwan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber KONTAN


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.