Jokowi Titip Realisasi Tol Laut ke Jonan

Kompas.com - 18/01/2016, 15:42 WIB
Posisi pelabuhan dalam skema tol laut terhadap catatan sejarah kejadian tsunami di Indonesia. Abdul MuhariPosisi pelabuhan dalam skema tol laut terhadap catatan sejarah kejadian tsunami di Indonesia.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk terus memperhatikan realisasi tol laut. Ia mengharapkan pulau-pulau segera terkoneksi sehingga biaya logistik bisa turun.

"Sekali lagi, menjaga realisasi program tol laut, saya titip masalah prasarana dermaga dari barat ke timur, betul-betul diperhatikan kesiapannya, kemudian kesiapan kapal, sarana angkutan laut untuk penumpang maupun barang," ujar Presiden di Kemenhub, Jakarta, Senin (18/1/2016).

Menurut Presiden, Indonesia tidak akan bisa bersaing dengan negara-negara Asia Tenggara lainya di era Masyakarat Ekonomi ASEAN (MEA) bila biaya transportasi dan logistik masih tinggi.

Selama ini, biaya logistik yang.tinggi membuat disparitas harga barang di Indonesia bagian barat dan timur sangat lebar. Disparitas harga itu, ucap Presiden, bisa tercermin dari harga semen per sak di Papua yang mencapai Rp 1,5 juta - 2 juta. Sedangkan di Jakarta hanya Rp 70.000.

Selain itu, ada juga disparitas harga bahan bakar minyak (BBM).

"Di mana keadilannya? Di sini Premium Rp 7.000, di Wamena pegunungan tengah Rp 60.000 sampai Rp 70.000, apa mau diteruskan? Tidak, saya enggak mau seperti itu," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X