Kompas.com - 20/01/2016, 14:49 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 600 kepala keluarga di empat desa di Probolinggo, Jawa Timur, setiap bulan membayar tagihan listrik dengan hasil bumi.

Adapun listrik yang digunakan itu dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang ber kapasitas 40 kilo Watt (kW) bantuan dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Adapun desa-desa yang menikmati aliran listrik dari PLTMH ini adalah Desa Andung Biru, Desa Tiril, Desa Sumber Duren, dan Desa Roto.

Kepala Komunikasi Korporat PGN, Irwan Andri Atmanto menuturkan hal tersebut berlangsung sejak 2011.

"Kami senang bisa membantu masyarakat di empat desa di Probolinggo, sehingga mereka bisa bersama-sama dengan PGN bisa memanfaatkan sumber daya alam di sana untuk menjadi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat," kata Irwan, dalam keterangan resmi, Rabu (20/1/2016).

Sementara itu seorang warga Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris, Probolinggo, M. Rosid, menuturkan dia merintis pembangunan PLTMH sendiri, dengan kapasitas yang sangat kecil, yaitu hanya 16 kilo Watt.

Kemudian pada 2011 PGN bekerjasama dengan Universitas Brawijaya memberikan bantuan satu unit PLTMH kapasitas 40 kilo Watt.

"Alhamdulillah, malam hari desa-desa di sini jadi terang, anak-anak bisa belajar, keluarga bisa nonton televisi setiap hari," ungkap Rosid.

Ia menambahkan, setiap rumah di 4 desa tersebut terdapat meteran listrik. Setiap bulannya pemakaian listriknya dicatat oleh petugas koperasi yang dikelolanya bersama beberapa warga lainnya.

Rosid mengatakan, bagi warga desa yang ekonominya masih lemah, tidak perlu bayar listrik alias gratis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.