Harga Tiket Rp 200.000, Kereta Cepat Ditargetkan Angkut 29.000 Penumpang Per Hari

Kompas.com - 25/01/2016, 10:11 WIB
Presiden Joko Widodo bersama rombongan melihat maket kereta cepat saat peletakan batu pertama megaproyek transportasi massal itu, Kamis (21/1/2016), di perkebunan teh Mandalawangi Bagian Maswati di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, sekaligus dicanangkan pengembangan sentra ekonomi koridor Jakarta-Bandung. KOMPAS/WISNU WIDIANTOROPresiden Joko Widodo bersama rombongan melihat maket kereta cepat saat peletakan batu pertama megaproyek transportasi massal itu, Kamis (21/1/2016), di perkebunan teh Mandalawangi Bagian Maswati di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, sekaligus dicanangkan pengembangan sentra ekonomi koridor Jakarta-Bandung.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com — Tarif kereta cepat Jakarta-Bandung akan dibanderol Rp 200.000 untuk sekali jalan. Tarif itu langsung berlaku saat pengoperasian kereta cepat pada 2019 mendatang.

"Waktu itu hitungan kami (harga tiket) 16 dollar AS, dengan exchange rate (nilai tukar rupiah pada 2019) Rp 13.000 sekian, jadi kira-kira Rp 200.000. Ini flat mulai 2019 selama konsesi," kata Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Hanggoro Budi Wiryawan, di Bandung, Kamis (21/1/2016).

Menurut dia, kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki potensi penumpang yang cukup besar. Bahkan, PT KCIC menargetkan jumlah penumpang mencapai 29.000 per hari.

"Dengan skema ini, kami masih exercise, kalau turun 10 persen bagaimana, naik 10 persen bagaimana. Itu kan sensitivitasnya tinggi," kata Hanggoro.

Dia menuturkan, jumlah penumpang KA cepat akan sangat memengaruhi pengembalian investasi yang mencapai 5,5 miliar dollar AS atau Rp 72 triliun.

"Jumlah penumpang akan berdampak pada kemampuan kita mengembalikan utang bisa lebih cepat bisa lebih panjang," ucap Hanggoro.

Trase jalur kereta cepat Jakarta-Bandung sendiri memiliki panjang 142,3 km, empat stasiun (Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar), dan satu dipo (Tegalluar).

Kereta ini mampu menempuh kecepatan 250 kilometer per jam sehingga jarak Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 km bisa ditempuh dengan waktu 35 menit.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X