Energi Panas Bumi Jadi Pendukung Pembangkit Listrik Utama

Kompas.com - 03/02/2016, 14:06 WIB
Presiden RI Joko Widodo meresmikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang Unit 5, di Garut, Jawa Barat, pada Minggu (5/7/2015). Kompas.com/Estu SuryowatiPresiden RI Joko Widodo meresmikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang Unit 5, di Garut, Jawa Barat, pada Minggu (5/7/2015).
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Dengan bermodalkan potensi 40 persen panas bumi dunia ada di Indonesia, pada akhir 2035, energi yang masuk dalam kategori terbaru dan terbarukan (EBT) menjadi pendukung pembangkit listrik utama.  

Catatan dari laman esdm.go.id hari ini menunjukkan, potensi energi panas bumi yang dimiliki Indonesia mencapai sekitar 28.000 MW (megawatt) dengan potensi sumber daya 13440 MW dan cadangan 14.473 MW tersebar pada 265 lokasi di seluruh Indonesia.

Dari potensi sebesar tersebut, empat persen atau 1.189 MW telah dimanfaatkan energinya untuk pembangkitan tenaga listrik dengan kapasitas terpasang terbesar berada di daerah Jawa Barat yaitu sebesar 1057 MW  atau setara dengan 20 persen dari cadangan). Berikutnya  Jawa Tengah 60 MW, Sulawesi Utara 60 MW, dan Sumatera Utara 12 MW.

Kamojang

Josephus Primus PT Rekayasa Industri (Rekind) menginformasikan pada Selasa (2/2/2016) baru saja menyelesaikan pembangunan PLTP Kamojang unit 5 (1 x 35 MW) milik PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan waktu penyelesaian lebih cepat satu bulan dari jadwal yang seharusnya.

Berangkat dari potensi itulah, Direktur Utama Rekayasa Industri (Rekind) Firdaus Syahril, kemarin, mengatakan seiring dengan meningkatnya pangsa pembangkit berbahan bakar energi baru dan terbarukan panas bumi yang mencapai 8.750 MW dalam program ketenagalistrikan nasional 35.000 megawatt (MW), pihaknya akan turut andil memaksimalkan potensi tersebut melalui serangkaian pembangunan proyek PLTP (Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi) di seluruh Indonesia. "Kami juga turut menjaga kelestarian lingkungan karena energi panas bumi merupakan sumber daya yang ramah lingkungan," tuturnya.

Catatan terkini Rekind menunjukkan bahwa perusahaan perekayasaan, pengadaan, dan konstruksi (EPC) baru saja menyelesaikan pembangunan PLTP Kamojang unit 5 (1 x 35 MW) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, milik PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan waktu penyelesaian lebih cepat satu bulan dari jadwal yang seharusnya. Pada proyek ini Rekind menggunakan menggunakan metode jacking pile sehingga mempercepat pekerjaan konstruksi menjadi hanya dua minggu saja dibandingkan jika menggunakan metoda bore pile yang memerlukan waktu hingga tiga bulan.

Selain itu, Rekind di proyek tersebut juga melakukan perubahan metode test pada jalur Fluid Collection and Reinjection System (FCRS) dari metode hydrotest menjadi Internal Service Test (IST)  menggunakan uap panas bumi. Metode ini memberikan dampak percepatan pekerjaan. Soalnya, penggunaan hydrotest memerlukan waktu kurang lebih satu bulan. Sementara, metode IST hanya memakan waktu sehari.

Sampai dengan sekarang, Rekind telah berhasil membangun 14 PLTP dengan kapasitas terpasang sebesar 832 MW. Angka ini mencapai lebih dari 50 persen kapasitas terpasang seluruh pembangkit panas bumi di Indonesia.
 

Primus Presiden Direktur PT Rekayasa Industri (Rekind) Firdaus Syahril, Rabu (1/4/2015), memberikan pemaparan terkait kinerja perusahaan yang dipimpinnya. Sebagai perusahaan perekayasaan, pengadaan, dan konstruksi (EPC) nasional, Rekind terbilang siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

Whats New
Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendor

Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendor

Whats New
Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Whats New
Ini Alasan Dibalik Motor Listrik Gojek Disewakan kepada Mitra Driver

Ini Alasan Dibalik Motor Listrik Gojek Disewakan kepada Mitra Driver

Whats New
Ini Bocoran Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN

Ini Bocoran Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN

Whats New
Terus Menguat, Harga Minyak Diproyeksi Tembus 100 Dollar AS per Barrel Tahun Ini

Terus Menguat, Harga Minyak Diproyeksi Tembus 100 Dollar AS per Barrel Tahun Ini

Whats New
Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Melonjak Rp 12.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Melonjak Rp 12.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Mulai Bangkit, IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Mulai Bangkit, IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dicari

Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dicari

Work Smart
Simak, Ini Cara Dapat Minyak Goreng Gratis di Indomaret

Simak, Ini Cara Dapat Minyak Goreng Gratis di Indomaret

Spend Smart
Anggota Komisi XI DPR Nilai Target Pajak pada 2022 Tak Perlu Direvisi

Anggota Komisi XI DPR Nilai Target Pajak pada 2022 Tak Perlu Direvisi

Whats New
 BEI: IPO Unicorn dan Centaur Diharapkan Berkontribusi pada Peningkatan Kapitalisasi Pasar

BEI: IPO Unicorn dan Centaur Diharapkan Berkontribusi pada Peningkatan Kapitalisasi Pasar

Whats New
Cara Daftar dan Input Data di SIPP BPJS Ketenagakerjaan secara Online

Cara Daftar dan Input Data di SIPP BPJS Ketenagakerjaan secara Online

Work Smart
Di Perhelatan G20, Kadin Pimpin Pertemuan Bisnis 20 Negara

Di Perhelatan G20, Kadin Pimpin Pertemuan Bisnis 20 Negara

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.