Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/03/2016, 14:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Grab Indonesia belum mau membuka data mitra pengemudi "driver" Grab, seperti permintaan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok. (Baca: Ahok Minta Grab dan Uber Buka Data "Driver")

Managing Director untuk GrabIndonesia, Ridzki Kramadibrata menyampaikan data "driver" Grab tertutup. Menurut dia, saat ini ada sebanyak 220.000 mitra driver dari seluruh layanan Grab di Asia Tenggara.

Aplikasi Grab beroperasi sejak 2012, dan baru pada tahun 2014 Grab Indonesia menyediakan layanannya di Indonesia.

"Sayangnya kami tidak bisa menginformasikan jumlah per negara, maupun jumlah pertumbuhan mitra pengemudi kami di Indonesia," kata Ridzki kepada Kompas.com, Jakarta, Rabu (23/3/2014).

Lebih lanjut, Ridzki mengklarifikasi bahwa Grab bukanlah operator layanan transportasi dan tidak memiliki kendaraan atau armada apa pun.

Grab bekerja sama dengan perusahaan penyedia transportasi independen dalam mengantarkan layanan GrabTaxi, GrabCar, GrabBike, dan GrabExpress kepada para pelanggan.

"Kami juga sudah merupakan entitas legal di Indonesia, dan kami terdaftar sebagai pembayar pajak," kata dia lagi.

Sayangnya, ketika dikonfirmasi berapakah pembayaran pajak yang disetor, pihak Grab tidak bisa menyampaikan data-data.

Ridzki hanya menyampaikan, dalam sehari ada 1,5 juta pemesanan terhadap layanan Grab di enam negara.

Sayangnya lagi, Ridzki enggan membuka berapa jumlah pemesanan dalam sehari untuk pasar Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+