Terkait "Fundraising", Bhinneka.com Sudah Dilirik Lima Pemodal Ventura

Kompas.com - 07/04/2016, 15:59 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bhinneka Mentari Dimensi, pemilik brand e-commerce Bhinneka.com, berminat untuk kembali melakukan "fundraising" tahap II tahun ini.

Hendrik Tio, CEO Bhinneka, mengatakan saat ini sudah ada lima investor yang berminat untuk menggelontorkan dana ke Bhinneka. Dua diantaranya merupakan venture capitalist atau pemodal ventura asing.

Menurut Hendrik, skema fundraising merupakan salah satu roadmap menuju IPO. Perusahaan menargetkan untuk mencapai IPO pada 2018 atau 2019 mendatang.

"Yang kami utamakan adalah bagaimana chemistry dan visi mereka, apakah sama atau tidak," kata Hendrik.

Dengan demikian, bisa saja Bhinneka mengambil sekaligus pendanaan investor yang tertarik kepadanya. Namun, Hendrik berpatokan bahwa venture capitalist yang masuk harus pemain lokal.

"Untuk fundraising ini bukan untuk operasional lagi tapi lebih ke pengembangan grup. Jadi bukan buat capex lagi," tegasnya.

Menurut dia, jika target penggalangan dana tahun ini tidak terkejar, bisa dilakukan lagi pada tahun depan.

"Kami ingin semuanya lokal. Jika kami berkembang, akan terlihat bagus bagaimana startup lokal, dibantu pemodal ventura lokal, bisa berkembang. Itu tentunya akan jadi semangat yang baik bagi semua," papar dia.

Bersiap IPO

Untuk penawaran saham perdana atau Initiap Public Offering (IPO), Bhinneka akan menawarkan kurang lebih 20 persen sahamnya kepada publik.

Akhir tahun lalu, Bhinneka baru saja mengantongi suntikan dana segar sebesar Rp 300 miliar dari pemodal ventura lokal Ideosource. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan back-end situs hingga layanan e-commerce mereka.

Untuk menuju IPO, menurut Hendrik, Bhinneka memang perlu menyiapkan banyak hal. Antara lain soal menjaga bisnisnya tetap tumbuh, besaran keuntungan yang didapat, dan persiapan keuangan.

Dia juga memberi catatan bahwa pertumbuhan Bhinneka dalam tahun ini tergolong baik dibandingkan periode yang sama di tahun lalu, kendati dia tidak mendetilkan berapa besarannya.

"Pertumbuhan kami year on year kami sekitar triple digit. Ini bagus karena sebelumnya memang tidak pernah begitu. Tahun lalu year on year kami hanya double digit saja," pungkas Hendrik.

"Targetnya tahun ini revenue kami tumbuh triple digit, kami coba di atas 100 persen lah. Mungkin nilainya di atas Rp 2 triliun, pungkasnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

Rilis
Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

Rilis
Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

Earn Smart
Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

BrandzView
Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Spend Smart
Biaya Transfer Antarbank di Livin’ by Mandiri Hanya Rp 77, Catat Tanggalnya

Biaya Transfer Antarbank di Livin’ by Mandiri Hanya Rp 77, Catat Tanggalnya

Spend Smart
Mendag: Orang Indonesia Kalau Diskon Suka Ambil Uang Belanja...

Mendag: Orang Indonesia Kalau Diskon Suka Ambil Uang Belanja...

Whats New
Sandiaga Uno: Harga Tiket Pesawat Mahal Harus Kita Sikapi dengan Penuh Kewaspadaan

Sandiaga Uno: Harga Tiket Pesawat Mahal Harus Kita Sikapi dengan Penuh Kewaspadaan

Whats New
Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

Whats New
Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

Whats New
Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Work Smart
Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

BrandzView
Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

Whats New
Kisah Ariek Wibisono, Eks Pengemudi GrabCar yang Turut Kembangkan Peta Digital GrabMaps

Kisah Ariek Wibisono, Eks Pengemudi GrabCar yang Turut Kembangkan Peta Digital GrabMaps

BrandzView
Utang Indonesia Naik Jadi Rp 7.163,12 Triliun hingga Akhir Juli 2022

Utang Indonesia Naik Jadi Rp 7.163,12 Triliun hingga Akhir Juli 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.