Reksa Dana Murah dan Mahal, Mana yang Lebih Baik?

Kompas.com - 17/05/2016, 09:13 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

KOMPAS.com - Ketika dihadapkan pada pilihan beberapa reksa dana yang sejenis, investor cenderung memilih reksa dana yang harganya paling rendah dan menghindari yang harganya mahal.

Persepsinya, harga yang rendah dianggap “murah” dan harga yang tinggi dianggap “mahal”. Apakah benar demikian?

Bagi investor awam, karena cenderung tidak mengerti mengenai valuasi investasi, maka yang dijadikan sebagai patokan mahal dan murah adalah “harga” pembeliannya. Padahal dalam prakteknya, cara pembelian reksa dana amat berbeda dengan investasi lainnya.

Ketika berinvestasi saham, jumlah uang yang dikeluarkan oleh investor adalah perkalian antara jumlah lembar saham yang ingin dibeli dengan harga pasarnya. Jumlah pembelian dinyatakan dalam lot yang merupakan kelipatan untuk 100 lembar.

Misalkan harga pasar saham PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) adalah Rp 3.650. Jika investor ingin membeli 1 lot, jumlah uang yang harus dikeluarkan adalah Rp 3650 x 100 = Rp 365.000.

Sementara harga saham dari PT. HM Sampoerna – HMSP adalah Rp 100.000. Maka untuk 1 lot yang sama, jumlah uang yang harus dikeluarkan adalah Rp 100.000 x 100 = Rp 10 juta.

Karena jumlah uang yang dikeluarkan jauh lebih besar, investor awam menganggap HMSP lebih mahal daripada TLKM. Pada kenyataannya tidaklah demikian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mahal murahnya bukan ditentukan oleh harga pembelian melainkan valuasi harga saham tersebut. Metode valuasi ada berbagai macam mulai dari Discounted Cash Flow, Price Earning Ratio, Price to Book Value Ratio hingga berbagai metode lainnya.

Dengan metode-metode tersebut, investor yang profesional akan mencoba menghitung harga wajar dari saham.

Apabila harga pasar saham lebih tinggi daripada harga wajar saham, maka disebut mahal dan jika sebaliknya disebut murah.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.