Rizal Ramli: Arahan Presiden Jelas, Harga Daging Sapi Harus Rp 80.000 per Kilogram

Kompas.com - 30/05/2016, 17:00 WIB
miftah, pemilik restoran pindang tulang, kulier khas ogan ilir, turut merasakan dampak dari kenaikan harga daging sapi AMRIZA NURSATRIA/KOMPAS.commiftah, pemilik restoran pindang tulang, kulier khas ogan ilir, turut merasakan dampak dari kenaikan harga daging sapi
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Kamaritiman Rizal Ramli menilai, Presiden Joko Widodo sudah memberikan perintah jelas kepada menteri-menteri terkait merangkak naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok jelang Ramadhan.

Salah satunya ialah penurunan harga daging sapi. "Presiden jelas arahannya (harga daging harus turun jadi Rp 80.000 dan seterusnya)," ujar Rizal di Kantor Kementerian Koordinator Kamaritiman, Jakarta, Senin (30/5/2016).

Sebenarnya, kata Rizal, harga-harga kebutuhan pokok jelang Ramadhan relatif stabil. Namun, ucap dia, itu stabil di harga yang tinggi.

Hal ini disebabkan sejumlah kebutuhan pokok sudah melonjak sejak dua minggu lalu.

Menurut dia, dibandingkan jelang Ramadhan tahun lalu, kenaikan harga kebutuhan pokok tahun ini justru lebih tinggi.

Oleh karena itu, kata dia, Presiden memberikan perintah yang jelas agar harga kebutuhan pokok segera diturunkan.

Bila itu bisa terealisasi, beban rakyat akan menjadi lebih ringan menyambut Ramadhan tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dua minggu terakhir memang stabil, tetapi stabil saja enggak cukup, harus diturunkan. Itulah (mengapa) Presiden perintahkan harga daging harus turun," kata Rizal.

Kompas TV Daging Sapi Akan Terus Makin Mahal?



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X